Dinkes KBB Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Aman, Tersedia 67 Ribu Dosis untuk Kebut Vaksinasi Booster

Adi Haryanto
Kamis 04 Agustus 2022 17:54 WIB
Dinkes KBB Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Aman, Tersedia 67 Ribu Dosis untuk Kebut Vaksinasi Booster
Dinkes KBB Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Aman, Tersedia 67 Ribu Dosis untuk Kebut Vaksinasi Booster. (Foto:celebrities.id/ MPI Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, celebrities.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjamin stok vaksin Covid-19 masih dalam keadaan aman. Alhasil pelaksanaan vaksin booster yang saat ini sedang dikebut tidak akan mengalami kekurangan stok vaksin.

"Stok vaksin aman, di kami masih ada sekitar 67 ribu dosis vaksin lebih yang siap untuk disuntikkan," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), KBB, Eisenhower Sitanggang, Kamis (4/8/2022).

Menurutnya stok vaksin yang tersdia jenis Sinovac dan kedaluwarsanya masih jauh sehingga bisa digunakan. Untuk stok vaksin merek lainnya sudah habis sehingga untuk booster dilakukan dengan vaksin Sinovac. Dia menerangkan, warga yang berusia di bawah 18 tahun kini sudah bisa melakukan vaksinasi booster. Itu sesuai dengan kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah pusat, yakni mereka yang berusia antara umur 15-17 sudah bisa booster.

"Makanya kami imbau bagi anak di rentang usia tersebut untuk segera vaksin booster," ujarnya

Pihaknya akan terus menggenjot vaksinasi booster hingga mencapai 50%. Hingga saat ini, capaian vaksin dosis ketiga tersebut baru sekitar 36 persen. Oleh karena itu bagi yang belum booster bisa segera mendatangi sentra pelayanan di Puskesmas, rumah sakit atau klinik.

"Sekarang capaiannya baru 36 persen, tapi sekarang terus kita gencarkan supaya bisa mencapai 50 persen," katanya.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan Pemda KBB untuk menekan kasus aktif Covid-19 dengan terus meningkatkan vaksinasi dosis tiga agar imun masyarakat meningkat.

"Kita akan gempur lagi melalui  vaksinasi. Mudah-mudahan imun masyarakat meningkat dan Covid-19 bisa kembali ditekan," tuturnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra