Ditemukan Subvarian Omicron Baru BA.2.75.2, Lebih Menular?

Kevi Laras
Rabu 21 September 2022 12:22 WIB
Ditemukan Subvarian Omicron Baru BA.2.75.2, Lebih Menular?
Penelti temukan Subvarian Omicron Baru BA.2.75.2, disebut lebih menular. (Foto: celebrities.id/Hindustantimes)

JAKARTA, celebrities.id - Beberapa negara telah mengumunkan bebas Covid-19. Namun, faktanya virus SARs-COV-2 atau Covid-19 masih terus berkembang dan memunculkan varian dan subvarian. Terbaru, ada subvarian Omicron (BA2) bernama BA.2.75.2.

Penemuan tersebut diungkap oleh para ilmuwan Indian SARS-CoV-2 Genomic Consortia (INSACOG) yang dilansir dari TOI. Diketahui, varian dari BA.2.75 melahirkan subvarian baru bernama BA.2.75.2 yang lebih menular dan mampu menghindari dari imunitas vaksin.

"BA.2.75.2 saat ini adalah strain yang paling menghindari kekebalan, kami telah mengujinya," ujar Yunlong Richard Cao, seorang ahli imunologi di Universitas Peking, dikutip dari Times of India, Rabu (21/9/2022).

Subvarian BA.2.75.2 ditentukan oleh mutasi S:R346T, S:F486S, S:D1199N dan pertama kali ditemukan di India. Urutan paling awal berasal dari India, Chili, Inggris, Singapura, Spanyol dan Jerman, tetapi sudah lebih dari delapan negara.

Koordinator Maharashtra untuk pengurutan genom, Dr. Rajesh Karyakarte mengkonfirmasi BA.2.75 bermutasi lebih jauh. Dia mengatakan BA.2.75.2 mencoba memantapkan dirinya diantara sub garis keturunan omicron lainnya dengan mengambil lebih banyak mutasi. 

"Sejauh ini, kami tidak menemukan tuh yang mengganggu dengan BA.2.75.2 tidak ada lonjakan infeksi atau rawat inap karena itu," kata Dr Rajesh. 

Sementara INSACOG menerangkan jika varian BA.2.75.2 lebih menular dibandingkan  varian BA.4 dan BA.5. 

"Para ahli secara global melacak di BA.2.75.2 karena BA.2.75 menggantikan BA 4 dan BA 5 hal ini membuat BA.2.75.2 lebih mudah menular daripada mereka," ujar keterangan.

Editor : Lisvi Padlilah