Doctor Strange 2 Terancam Tak Tayang di Arab Saudi, Ada Adegan LGBT-nya

Andaru Danurdana
Rabu 27 April 2022 21:26 WIB
Doctor Strange 2 Terancam Tak Tayang di Arab Saudi, Ada Adegan LGBT-nya
Film Doctor Strange 2 produksi Marvel Studios terancam tak tayang di Arab Saudi karena ada adegan LGBT sepanjang 12 detik. (Foto: CBR.com)

JAKARTA, celebrities.id – Film Doctor Strange 2 produksi Marvel Studios menjadi bahan pembicaraan hangat di skena perfilman Timur Tengah. Pasalnya, film ini terancam tak tayang di Arab Saudi karena Marvel enggan memotong sebuah adegan sepanjang 12 detik.

Dilansir dari CBR, Rabu (27/4/2022), Nawaf Al Sabhan selaku pengawas lembaga sensor film Arab Saudi menyatakan bahwa film Doctor Strange 2 akan sulit diloloskan ke negaranya karena sebuah adegan yang dicap kontroversial oleh pemerintah setempat. Sebagai negara konservatif, adegan yang dipermasalahkan tentunya tak jauh-jauh dari penggambaran asmara dua tokoh sesama jenis.

“Tokoh America Chavez punya dua orang ibu, akan sulit meloloskan film dengan elemen seperti ini,” ucapnya.

Meskipun begitu, sejauh ini Nawaf meyakinkan publik bahwa Doctor Strange 2 masih punya kesempatan untuk tayang di Arab Saudi. Syaratnya cukup mudah; Marvel hanya perlu mengikuti aturan setempat dan menghapus adegan cinta sesama jenis berdurasi 12 detik tersebut.

“Sebuah penyuntingan mudah, tapi sejauh ini Disney masih menolak. Kami belum menutup pintu,” kata Nawaf.

Sebelumnya, hal serupa juga pernah terjadi di bulan November lalu ketika Marvel Studios menyatakan enggan memotong adegan cinta sesama jenis di film Eternals. Pada akhirnya, film tersebut pun secara resmi dinyatakan tak boleh tayang di Arab Saudi; mungkinkah Doctor Strange 2 akan mengalami hal yang sama?

Disutradarai Sam Raimi, Doctor Strange 2 akan menjadi pembuka jagat sinema Marvel tahun ini dan digadang-gadang sebagai film superhero musim panas terbesar. Dibintangi oleh Benedict Cumberbatch dan Elizabeth Olsen, semoga saja fans Marvel di Arab Saudi punya kesempatan menonton film ini ketika tayang pada 6 Mei mendatang.

Editor : Andre Purwanto