Dodol Betawi Jadi Kuliner Khas di HUT ke-495 Jakarta, Ini Sejarah dan Filosofinya

Novie Fauziah
Senin 20 Juni 2022 22:02 WIB
Dodol Betawi Jadi Kuliner Khas di HUT ke-495 Jakarta, Ini Sejarah dan Filosofinya
Dodol betawi jadi kuliner khas di HUT ke-495 Jakarta. (Foto: celebrities.id/Instagram: @dodolbeko)

JAKARTA, celebrities.id - Hari ulang tahun (HUT) ke-495 Jakarta pada 22 Juli 2022, tengah ditunggu-tunggu masyarakat, khususnya warga ibu kota. 

Salah satu yang paling khas dalam perayaan ini yaitu dodol Betawi, di mana kuliner khas suku asli Jakarta itu menjadi bagian dari ikonnya.

Dihimpun dari berbagai sumber, dodol Betawi memiliki ciri khas yaitu berwarna hitam kecoklatan dengan variasi rasa rasa yang lebih sedikit daripada dodol dari daerah lain. 

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kudapan khas ini terdiri dari ketan putih, ketan hitam dan durian. 

Proses pembuatan dodol Betawi sangat rumit. Bahan baku pembuatan yang terdiri dari ketan, gula merah, gula pasir dan santan harus dimasak di atas tungku dengan kayu bakar  hingga delapan jam lamanya.

Selain itu proses pembuatan dodol bermutu tinggi, faktanya juga memerlukan waktu lama dan membutuhkan keahlian khusus. 

Maka tak heran, jika Anda kerap menemukan pembuat dodol yang rata-rata usia mereka sudah sepuh.

Lalu dodol Betawi umumnya dibuat sebagai makanan khusus untuk pesta, bulan Ramadan, Idul Fitri atau Idul Adha. Kendati demikian, Warga Jakarta atau wisatawan, bisa membeli dodol Betawi ini di sejumlah daerah. 

Terdapat juga beberapa wilayah di Jakarta dan sekitarnya yang masih memproduksi dodol Betawi, terutama di komunitas-komunitas warga Betawi, seperti di Condet, Jakarta Timur, Bogor dan Bekasi. 

Selain warga Betawi, dodol betawi juga dibuat oleh komunitas Tionghoa.

 

1
/
2