Dokter Reisa Sebut Capaian Vaksinasi Booster Masih Rendah: Hanya Provinsi Bali Lebih dari 60 Persen

Kevi Laras
Senin 20 Juni 2022 14:20 WIB
Dokter Reisa Sebut Capaian Vaksinasi Booster Masih Rendah: Hanya Provinsi Bali Lebih dari 60 Persen
Capaian vaksinasi booster masih rendah. (celebrities.id/BBC)

JAKARTA, celebrities.id - Capaian vaksinasi booster di Indonesia masih cukup rendah. Hal itu terlihat dari data yang dipaparkan oleh Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, dr Reisa Broto Asmoro. Dia mengatakan hanya ada satu Provinsi yaitu Bali telah mencapai 60 persen lebih.

Sejauh ini, dia menyampaikan masih ada 29 Provinsi masih di bawah angka 30 persen dalam capaian vaksinasi booster di Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat konferensi pers terkait subvarian baru BA.4 dan BA.5.

"Sampai 12 Juni 2022 Provinsi Bali merupakan satu-satunya Provinsi yang telah capai lebih dari 60 persen (62.47 persen) capaian vaksinasi booster. Bahkan 29 Provinsi belum mencapai 30 persen vaksinasi booster bagi masyarakat," kata dr Reisa Broto Asmoro di YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Senin (20/6/2022)

Sementara untuk capaian vaksinasi dosis ketiga ini, yang sudah menyentuh 30 sampai 50 persen hanya ada empat Provinsi yakni DKI Jakarta 49.54 persen, Jawa Barat 34.71 persen dan Kepulauan Riau 43.84 persen serta Yogyakarta 34.52 persem. 

Di luar dari keempat Provinsi tersebut selebihnya, masih di bawah 30 persen seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat dan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengatakan vksinasi booster, dapat menurunkan angka kesakitan dan kefatalan bila terinfeksi Covid-19. Di mana juga mampu menciptakan imunitas di tengah masyarakat agar tidak menyebabkan lonjakan kasus.

"Mari saling bekerjasama dan bergotong royong untuk meningkatkan capaian vaksinasi booster untuk menghadapi Covid-19 terutama dengan adanya subvariant of concern ini (BA.4 dan BA.5)," katanya

Perlu diketahui, varian BA. 4 dan BA.5 dikatakan sebagai yang mampu menghindari antibodi atau escape imunity bagi mereka yang memiliki komorbid dan belum divaskinasi Covid-19 berkemungkinan dapat mengantarkan ke rumah sakit.

"Memang jelas bahwa varian BA.4 dan BA.5 ini dilaporkan juga memiliki kemampuan penurunan kemampuan terhadap Antibodi monoklonal jadi dia memiliki kemampuan escape," kata Alexandre Ginting, Kasubbid, Dukungan Kesehatan Satgas Covid-19 Nasional dalam Streaming YouTube.

Editor : Tia Ayunita