Duit Mark Zuckerberg Rp1.000 Triliun Raib, Ini Penyebabnya

Tangguh Yudha
Kamis 22 September 2022 23:43 WIB
Duit Mark Zuckerberg Rp1.000 Triliun Raib, Ini Penyebabnya
Duit Mark Zuckerberg raib. (Foto: celebrities.id/Facebook)

JAKARTA, celebrities.id - Bukan rahasia lagi bahwa pendiri Facebook, Mark Zuckerberg masuk ke dalam salah satu orang terkaya di dunia. Saking kayanya, uang Mark Zuckerberg tampaknya tidak akan habis hingga keturunan ke-10.

Namun, siapa sangka bahwa orang nomor satu di Meta ini telah rugi 71 triliun dolar AS atau setara Rp1.000 triliun sepanjang 2021. Itu artinya dia kehilangan setengah dari kekayaan bersihnya.

Kerugian Mark Zuckerberg ini menjadi yang paling parah di antara miliarder-miliarder lain. Dikatakan bahwa ada beberapa faktor yang menjadi penyebab buntunya keuangan pria berdarah Yahudi tersebut.

Dilansir Metro pada Kamis (22/9/2022), faktor pertama adalah karena platform media sosialnya kini menghadapi persaingan ketat dari para pemain baru yang hadir dengan ide-ide lebih segar.

Instagram, misalnya, sedang mencoba untuk menarik kembali pengguna dari saingan seperti TikTok, Snapchat, dan platform BeReal yang berkembang pesat dengan fitur-fitur baru yang sering diejek sebagai peniru.

Tetapi para ahli mengatakan persaingan dan berkurangnya jumlah pengguna hanya menyumbang kerugian kecil. Yang lebih berpengaruh adalah karena Mark Zuckerberg sangat terobsesi dengan dunia metaverse.

Diketahui Mark Zuckerberg memang telah berinvestasi besar-besaran pada metaverse selama setahun terakhir. Diperkirakan dia akan menghadapi kerugian signifikan di bidang ini selama 3 hingga 5 tahun ke depan.

Jika bukan karena investasi ini, Meta akan lebih sejalan dengan Alphabet. Nilai saham perusahaan juga tidak akan terjun bebas seperti yang terjadi sekarang ini, kata analis teknologi Bloomberg Intelligence Mandeep Singh.

Tapi perlu diketahui, meskipun Mark Zuckerberg telah rugi besar, dia masih memiliki kekayaan bersih sebesar Rp82 triliun. Dan perusahaan Meta sendiri nilai mencapai Rp5.800 triliun.

Editor : Hadits Abdillah