Epidemiolog Sebut Gelombang Ketiga Sulit Dicegah, Masyarakat Diminta Tak ke Luar Negeri

Binti Mufarida
Selasa 11 Januari 2022 08:20 WIB
Epidemiolog Sebut Gelombang Ketiga Sulit Dicegah, Masyarakat Diminta Tak ke Luar Negeri
Epidemiolog sebut lonjakan kasus Omicron memicu gelombang ketiga sulit dicegah. (Foto: celebrities.id/medicaldaily)

JAKARTA, celebrities.id - Epidemiolog Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan gelombang ketiga Covid-19 sulit dicegah di tengah lonjakan kasus Omicron.

“Dalam kondisi Omicron ini, sulit kita mencegah gelombang ketiga,” kata Dicky, Selasa (11/1/2022).

Dicky mengatakan Omicron diprediksi akan terus bertambah, bahkan dua atau tiga kali lipat dari varian Delta.

“Bahwa prediksi kasus (Omicron) ini akan banyak sekali, bahkan dua atau tiga kali lipat dari Delta,” ucapnya.

Dicky berharap pemerintah menyiapkan lokasi karantina dan isolasi sebagai upaya memutus transmisi virus ini.

“Karantina dan isolasi sudah sangat jelas merupakan intervensi yang sangat penting, karena setengah upaya untuk memutus transmisi baik yang di pintu masuk ataupun masyarakat,” ujarnya

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga telah mengingatkan potensi terjadi gelombang ketiga akibat varian Omicron. “Kita akan menghadapi dari gelombang Omicron ini,” katanya.

Meski, kata Budi, berdasarkan analisis para ahli, transmisi atau penularan varian Omicron akan jauh lebih cepat daripada varian Delta. Namun, akan lebih banyak jumlah orang yang terpapar varian Omicron daripada yang terpapar varian Delta.

Di Indonesia, sebagian besar peningkatan kasus Covid-19 disebabkan oleh pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

 

1
/
2