Epidemiolog UI Minta Tidak Ada Lagi Pembatasan Kegiatan Ekonomi Masyarakat, Ini Alasannya

Carlos Roy Fajarta
Senin 16 Mei 2022 08:04 WIB
Epidemiolog UI Minta Tidak Ada Lagi Pembatasan Kegiatan Ekonomi Masyarakat, Ini Alasannya
Epidemiolog UI minta tidak ada lagi pembatasan kegiatan ekonomi masyarakat. (Foto:celebrities.id/ Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Pandu Riono meminta pemerintah tidak lagi melakukan pembatasan kegiatan ekonomi masyarakat dengan menghapus PPKM Level. Sebagai gantinya, Epidemiolog UI itu meminta pemerintah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 maupun memastikan masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat berkegiatan di luar rumah.

Hal tersebut disampaikan Pandu dalam rilis survei Indikator dengan tema 'Drama Minyak Goreng dan Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden' yang dipublikasikan pada Minggu (15/5/2022).

"Jangan terfokus pada pembatasan kegiatan masyarakat PPKM tidak relevan lagi. Jadi kalau masyarakat sangat setuju dari hasil survei PPKM dilonggarkan itu sesuai dengan yang diinginkan masyarakat itu ada basisnya," ujar Pandu Riono.

Dia mengungkapkan dari data mudik terakhir pergerakan Masyarakat sangat tinggi khususnya di April dan Mei 2022.

"Apakah akan ada peningkatan kasus? Ternyata sampai sekarang tidak terjadi pelonjakan kasus. Kenapa tidak terjadi? Karena pemerintah melaksanakan vaksinasi Covid-19 dan fokus pada kelompok paling rentan maka dapat meminimalisir dampak seperti kematian dan angka kasus Covid-19," kata Pandu Riono.

Dikatakannya pasien Covid-19 yang sekarang di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Jakarta itu hanya empat orang yang dirawat. Dia mengungkapkan kematian se-Indonesia hanya lima orang. Di DKI Jakarta kata dia kasus jauh lebih rendah lagi.

"Positivity rate nya di bawah satu artinya tidak akan ada lonjakan berarti di minggu-minggu ke depan. Masyarakat sebagian besar tidak termakan gerakan anti vaksin, saat pemerintah mendorong Booster sebagai kewajiban perjalanan mudik sebagai kebijakan yang sangat tepat," ujar Pandu Riono.

 

1
/
2