Erick Thohir Optimistis Indonesia Jadi Pusat Vaksin Dunia, Beberkan Strateginya

Icon CameraSuparjo Ramalan
Selasa 24 Januari 2023 14:39 WIB
Erick Thohir Optimistis Indonesia Jadi Pusat Vaksin Dunia, Beberkan Strateginya
Erick Thohir optimistis Indonesia bisa jadi Hub Vaksin dunia. (Foto: celebrities.id/Instagram @biofarma)

JAKARTA, celebrities.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus mendorong agar Indonesia bisa menjadi Hub Vaksin dunia. 

Salah satu upaya yang dilakukannya adalah menandatangani kerja sama dengan ProFactor Pharma di Inggris untuk menjadikan Indonesia sebagai Hub Vaksin dunia.  
"Yang kita tanda tangani itu untuk hemofilia, perubahan DNA darah, yang selama ini belum ada vaksinnya. Nah, itu kita tarik ke Indonesia," ujar Erick, Selasa (24/1/2023).

Lantas, dia memastikan ProFactor Pharma dan PT Bio Farma (Persero) akan memproduksi vaksin hemofilia dalam jumlah banyak untuk kebutuhan kesehatan masyarakat dunia. Erick sendiri mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki lisensi dan sudah memiliki teknologi pembuatan vaksin tersebut.

"Ini yang kita coba dorong ke depan bagaimana kita kembangkan vaksin-vaksin lain," ucapnya. 

Selain itu, kata Erick, pihaknya di BUMN juga mendorong bagaimana herbal medicine dikembangkan seperti yang sudah dimulai di India dan China. 

"Kalau ini bisa kita dorong, kita dapat menekan 20 persen bahan baku impor," tutur dia.    

Mantan bos Inter Milan itu juga menggarisbawahi membaiknya kondisi perekonomian nasional tidak terlepas dari kebijakan gas dan rem yang diambil Presiden Jokowi (Jokowi) saat menangani pandemi Covid-19.

Gas dan rem merujuk pada istilah kendaraan bermotor. Tancap gas soal pemulihan ekonominya, rem sebentar jika kondisinya mendesak. 

Sejak awal pandemi, lanjut Erick, Presiden menekankan untuk mempercepat akses terhadap vaksin. Kehadiran vaksin pada awal pandemi menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia dalam meredam lonjakan Covid-19.

"Sekarang kita sudah punya yang namanya vaksin IndoVac, buatan kita sendiri, jadi tidak impor lagi, belum lagi harga-harga produk kesehatan yang kita sudah mulai bisa membuat sendiri," ujarnya.

Editor : Lisvi Padlilah

Follow Berita Celebrities di Google News