Film Lara Ati Kolaborasi dengan Produsen Cokelat, Sebut Inspirasi bagi UMKM dalam Promosi

Fani Ferdiansyah
Minggu 11 September 2022 12:56 WIB
Film Lara Ati Kolaborasi dengan Produsen Cokelat, Sebut Inspirasi bagi UMKM dalam Promosi
Kolaborasi produsen cokelat dengan film Lara Ati. (Foto: MPI/Fani)

GARUT, celebrities.id - Kolaborasi produsen cokelat asal Garut, PT. Tama Cokelat Indonesia bersama film Lara Ati merupakan salah satu cara lain untuk mempromosikan produk. 

Hal itu diungkapkan oleh Owner PT. Tama Cokelat Indonesia, Kiki Gumelar, yang menginginkan UMKM bisa berkolaborasi dengan sineas perfilman, selain antar produk dan brand. 

"Apapun produk yang kita promosikan, intinya kolaborasi ini akan menjadi impact penjualan termasuk berdampak pada ekonomi daerah. Ketika kami bekerja sama dengan pihak film, saya sangat senang dan bangga bisa memberi contoh pada para UMKM di Garut bahwa ada cara lain untuk mempromosikan produk kita," kata Kiki kepada MNC Portal Indonesia, beberapa waktu lalu.

Selain dengan film, produknya pernah berkolaborasi dengan brand cokelat perusahaan dunia milik beberapa bulan yang lalu. 

"Kolaborasi ini dibangun dengan semangat kreativitas dengan menghasilkan produk unik perpaduan cokelat isi dodol sehingga menjadi akselerator mendorong kebangkitan ekonomi pascapandemi," katanya.

Tak hanya itu, program kerja sama dari perusahaan lokal Garut tersebut sudah dilakukan juga di sejumlah negara lain. Terbaru, yaitu pembuatan hingga pengiriman bahan mentah cokelat dengan salah satu perusahaan asal Maladewa. 

Kolaborasi dengan sejumlah brand yang menyasar wisatawan dalam dan luar negeri juga telah berjalan, dengan menggunakan nama brand khas Jepang dan Inggris. Tentunya produk ditawarkan sebagai oleh-oleh ketika wisatawan kembali ke negaranya masing-masing. 

Kiki menambahkan, saat ini produk cokelat buatannya sudah menyebar di berbagai daerah yang ada di pulau Jawa dan Bali. 

"Kami ingin melakukan pengembangan penjualan ke daerah-daerah lainnya. Akan tetapi keinginan itu baru rencana, karena kami harus berjaga-jaga oleh sebab naiknya harga bahan baku dan biaya transportasi," ujarnya.

Editor : Tia Ayunita