Francesco Bagnaia Akui Fabio Quartararo Pembalap yang Sempurna, Pasrah di MotoGP 2022

Rio Eristiawan
Selasa 21 Juni 2022 08:41 WIB
Francesco Bagnaia Akui Fabio Quartararo Pembalap yang Sempurna, Pasrah di MotoGP 2022
Francesco Bagnaia gagal di MotoGP 2022, puji Fabio Quartararo. (Foto: MotoGP)

HOHENSTEIN-ERNSTTHAL, celebrities.id - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia melontarkan pujian kepada Fabio Quartararo. Dia pun mengakui pembalap andalan Monster Energy Yamaha itu sebagai pembalap yang sempurna.

Sanjungan itu bukan tanpa alasan, hal itu karena Quartararo berhasil meraih kemenangan di Sirkuit Sachsenring, Minggu (19/6/2022) malam WIB. Kemenangan tersebut pun menjadi kemenangan kedua Quartararo secara beruntun.

Sebelumnya, El Diablo, julukan Fabio Quartararo, berhasil meraih kemenangan di Catalunya. Quartararo pun semakin menjauhkan perolehan poin dari pesaing terdekatnya.

Hingga saat ini, Quartararo masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2022 dengan 172 poin dari tiga kemenangan dan enam podium. Sementara di posisi kedua ditempati oleh Aleix Espargaro dengan 138 poin dari satu kemenangan dan lima podium.

Peluang Pecco, sapaan akrab Francesco Bagnaia, untuk memangkas perolehan poin dari Quartararo di MotoGP Jerman bisa disebut gagal. Bagnaia tak mampu menyelesaikan balapan akibat terjatuh dan membuatnya tidak mendapatkan poin.

Sementara itu, dengan kemenangan di Jerman membuat Bagnaia mengakui Quartararo sebagai pembalap yang sempurna. Dia menilai Quartararo bisa mengendarai motor Yamaha dengan baik dibandingkan yang lain.

"Quartararo adalah satu-satunya yang tidak melakukan kesalahan. Kendarai Yamaha dengan benar dan buat perbedaan," kata Bagnaia dilansir dari Motosan, Selasa (21/6/2022).

Bagnaia menjelaskan bisa memberikan tekanan kepada Quartararo, dengan strategi yang dibuatnya. Namun, Pembalap asal Prancis itu bisa meraih kemenangan dan membuatnya menjadi lebih baik darinya.

"Hari ini strateginya adalah tetap tenang untuk mencapai akhir balapan dengan ban baru dan tidak menaikkan suhu. Dengan saya di belakangnya, itu tidak akan cukup baginya untuk mengambil kecepatan yang dia tunjukkan di balapan, tetapi Anda tidak bisa mengatakan apapun kepadanya, dia menang dan itu lebih baik," ucapnya.

Editor : Lisvi Padlilah