Franco Morbidelli Sebut Perebutan Gelar MotoGP 2022 Bakal Sengit, Ancam Posisi Quartararo

Rio Eristiawan
Sabtu 13 Agustus 2022 18:30 WIB
Franco Morbidelli Sebut Perebutan Gelar MotoGP 2022 Bakal Sengit, Ancam Posisi Quartararo
Franco Morbidelli Sebut Perebutan Gelar MotoGP 2022 Bakal Sengit, Ancam Posisi Quartararo. (Foto:celebrities.id/ Instagram @pecco63)

LESMO, celebrities.id – Pembalap Monster Energy Yamaha, Franco Morbidelli mengatakan persaingan menjadi juara dunia MotoGP 2020 berlangsung sengit. Dia melihat Ducati dan Aprilia memiliki motor yang bagus untuk bisa bersaing mendapatkan kemenangan di setiap balapan.

Sebagaimana diketahui, Fabio Quartararo sedang memimpin klasemen sementara MotoGP 2022 dengan 180 poin dari tiga kemenangan dan enam podium. Pembalap andalan Monster Energy Yamaha itu unggul 22 poin dari pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro di posisi kedua.

Namun posisi Quartararo masih belum aman untuk bisa terus berada di puncak klasemen. Pasalnya El Diablo julukan Fabio Quartararo- mendapatkan tekanan dari Francesco Bagnaia di delapan balapan tersisa. Pembalap andalan Ducati Lenovo itu menunjukkan performa apiknya di dua balapan terakhir dengan meraih kemenangan beruntun.

Terbaru, Bagnaia berhasil meraih kemenangan di Sirkuit Silverstone, Inggris pada Minggu 7 Agustus 2022. Melihat persaingan perebutan gelar juara MotoGP 2022, Morbidelli melihat perebutan gelar berlangsung dengan sengit karena Bagnaia dan Espargaro memiliki motor yang hebat. Pembalap asal Italia itu pun menilai Yamaha harus berjuang hingga melewati batas untuk membantu Quartararo untuk bisa mempertahankan gelar.

"Jika Anda melihatnya sebagai seorang penggemar, ini adalah pertarungan hebat antara pembalap yang sangat kuat dengan dua yang tampaknya memiliki motor yang hebat (Bagnaia dan Espargaro). Sedangkan yang lainnya harus berjuang dengan motornya hingga batas dengan cara yang luar biasa (Quartararo)," kata Morbidelli dilansir dari Motor Cyclesports, Sabtu (13/8/2022).

Meski begitu, Morbidelli mengakui Quartararo sedang berada di posisi yang kurang menguntungkan dalam perebutan gelar juara akibat kelemahan YZR-M1. Akan tetapi, ia menilai rekan setimnya menunjukkan kekurangan yang dimiliki masih bisa tampil bagus untuk memimpin klasemen.

"Jujur, saya melihat Fabio dalam posisi yang kurang menguntungkan, hanya karena karakteristik motornya. Ketika sepeda Anda lebih lambat di lintasan lurus, Anda lebih lambat, tetapi ini menunjukkan bahwa dia bisa melakukan hal-hal hebat saat berkendara," tuturnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra