Franco Morbidelli Tampil Bobrok Bersama Yamaha, Luca Marini: Biarkan Dia Pulihkan Mentalnya Dulu

Ilham Sigit
Rabu 27 Juli 2022 22:42 WIB
Franco Morbidelli Tampil Bobrok Bersama Yamaha, Luca Marini: Biarkan Dia Pulihkan Mentalnya Dulu
Franco Morbidelli Tampil Bobrok Bersama Yamaha, Luca Marini: Biarkan Dia Pulihkan Mentalnya Dulu. (Foto:celebrities.id/Instagram @frankymorbido)

EMILIA ROMAGNA, celebrities.id - Pembalap Yamaha, Franco Morbidelli tengah mengalami masa sulit dalam karier balapnya di MotoGP. Sebagai kawan lama, pembalap Mooney VR46, Luca Marini mengaku tidak ingin menghibur secara langsung karena hal itu dianggap sensitif bagi Morbidelli.

Morbidelli merupakan kawan akrab Marini selama menimba ilmu di akademi VR46. Saat masih menempa diri di akademi Valentino Rossi tersebut, keduanya sering berbagi keluh kesah bersama. Kini, Morbidelli tengah mengalami masa-masa sulit lantaran performanya terus mengalami penurunan. Pada musim ini, Morbidelli hanya mengoleksi 25 poin pada paruh pertama musim, angka yang sangat buruk untuk sekelas tim pabrikan.

Marini pun kemudian memberikan empati kepada teman baiknya tersebut. Pembalap asal Italia itu mengaku memahami penderitaan yang dialami Morbidelli.

“Franco sempat mengalami cedera yang cukup parah, dia melewatkan banyak waktu dan balapan, masa pemulihan tidak mudah, kemudian motor dia juga berubah dari apa yang saya miliki pada 2020 silam,” kata Marini dilansir Motosan, Rabu (27/7/2022).

Kendati demikian, Marini enggan untuk melakukan inisiatif menghibur Morbidelli secara langsung. Pembalap berusia 24 tahun itu menganggap bahwa membahas hal tersebut dengan Morbidelli malah akan mengganggu psikologis kawannya itu. Oleh sebab itu, Marini memilih untuk membiarkan Morbidelli memulihkan mentalnya seorang diri. Dirinya tidak ingin kehadirannya malah menjadi beban bagi Morbidelli.

“Saya belum banyak berbicara dengannya karena ini adalah pembicaraan yang sulit. Ketika Anda mengalami masa sulit, tentu Anda tidak mau diganggu. Kami lebih suka membicarakan hal lain yang lebih santai, kami memikirkan pelatihan dan kompetisi berikutnya, tanpa berfokus pada aspek negatif,” ujarnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra