Fuji Debut Main Film Bukan Cinderella, Ungkap Hal Tersulit dari Akting

Lintang Tribuana
Selasa 21 Juni 2022 18:37 WIB
Fuji Debut Main Film Bukan Cinderella, Ungkap Hal Tersulit dari Akting
Fuji dan Rafael Adwel saat jumpa pers film Bukan Cinderella. (Foto: celebrities.id/Lintang Buana)

JAKARTA, celebrities.id - Fujianti Utami debut sebagai aktris lewat film Bukan Cinderella dan langsung memerankan karakter utama bernama Amora. Baru menjajal dunia seni peran, adik ipar mendiang Vanessa Angel ini mengungkap hal tersulit dalam akting. 

Fuji mengaku kesulitan saat diminta melakukan adegan sedih karena harus menangis. Sebaliknya, dia malah lebih mudah jika adegan marah. 

"Yang susah waktu disuruh adegan berantem sama adegan nangis. Itu kayak susah aja gitu loh, lebih gampang marah-marah. Adegan nangis susah banget harus dapet feel-nya," kata Fuji di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2022).

Memang Fuji lebih banyak akting marah karena tokoh Amora yang diperankan, digambarkan sebagai gadis galak yang dianggap sebagai ketua geng di SMA. 

"Aku sebagai Amora anak gadis SMA yang galak dan buat onar gitu," kata kekasih Thoriq Halilintar ini. 

Akting memang menjadi hal baru bagi Fuji. Bisa menjadi bagian film Bukan Cinderella, bahkan dipercaya sebagai karakter utama inipun membuat hatinya gugup. 

"Awalnya pas screen test deg-degan modal nekat aja. Syuting sebelumnya enggak pernah mau coba hal baru Alhamdulillah keterima. Ini mau tayang deg-degan banget dan aku takut," ujarnya. 

Film Bukan Cinderella diadaptasi dari novel wattpad karya Dheti Azmi yang sudah dibaca lebih dari 10 juta kali.  Fujianti Utami dan Rafael Adwel, dipercaya menjadi tokoh utama dalam versi filmnya yang disutradarai Adi Garin. 

Film yang bakal tayang 28 Juni mendatang ini menceritakan Amora, gadis SMA penyuka bela diri yang jauh dari sifat anggun bak Cinderella. Ia dipertemukan oleh Adam atas ketidaksengajaan sepatu yang tertukar sebelah. 

Mereka terjebak dalam permainan cinta dari rencana sahabatnya namun berujung saling mencintai. Bahkan, kisah mereka mampu mengubah kehidupan sosial di lingkungan sekolah.

Editor : Hadits Abdillah