Gara-Gara Salah Ejaan Vaksin Moderna, Seorang Turis Ditahan di Hawaii

Kevin Koopman
Sabtu 04 September 2021 02:01 WIB
Gara-Gara Salah Ejaan Vaksin Moderna, Seorang Turis Ditahan di Hawaii
Vaksin Covid-19 merek Moderna. (Foto: celebrities.id/Reuters_Mike Segar)

HONOLULU, celebrities.id - Seorang perempuan dari Illinois, Amerika Serikat ditahan dengan tuduhan memalsukan kartu vaksinasi saat mengunjungi Hawaii. Gara-garanya tulisan di kartu tersebut salah eja  “Moderna” menjadi “Maderna”.

“Keamanan bandara menemukan kesalahan mencurigakan. Seperti tulisan Moderna yang salah eja dan asal negara bagian bertuliskan Illinois, tetapi ia divaksinasi di Delaware,” ujar Wilson Lau, agen khusus divisi investigasi jaksa agung Hawaii dilansir dari dailymail, Jumat (3/9/2021).

Turis yang tak disembunyikan identitasnya itu terdata telah melewati masa karantina turis selama 10 hari di Hawaii. Kemudian ia mengunggah foto kartu vaksinasi ke program Safe Travel di negara bagian tersebut. Sampai di Honolulu, Hawaii pada 23 Agustus lalu, ia menggunakan maskapai penerbangan Southwest Airlines.

Ketidaksesuaian data tersebut membuatnya didakwa dua tuduhan pelanggaran ringan dalam peraturan darurat pengendalian penyebaran Covid-19 di Hawaii. Menurut kantor kejaksaan umum, ia telah ditahan dengan jaminan 2.000 dollar AS atau setara Rp28,5 juta.

Jaksa Umum Negara Bagian James Tabe menolak mengomentari kasus ini. Ia hanya berkata belum ada kejelasan apakah terdakwa akan menyewa pengacaranya sendiri atau mengajukan permohonan agar pembela umum mewakilinya.

Berdasarkan dokumen pengadilan, pihak berwenang menetapkan bahwa informasi perjalanan yang terdaftar bertuliskan terdakwa akan menginap di Waikiki Holiday Inn. Namun tidak tercantum nomor reservasi dan penerbangan kembali ke kota asalnya.

Seorang asisten manajer di hotel itu memastikan kepada Lau bahwa terdakwa tidak memiliki reservasi. Lau berkata pada dokumen tersebut bahwa ia telah mencoba untuk menelepon nomor tersebut, tetapi pesan suara sudah penuh. Ia juga sudah mengirim surel tetapi belum ada respon.

Lau berkata dia telah mencarinya di Facebook and menemukan foto yang menunjukkan tato khas di bagian pinggul kirinya. Gambar tato tersebut membantu pihak berwenang untuk mencarinya di loket maskapai penerbangan Southwest Airlines ketika ia mencoba untuk meninggalkan Honolulu pada 28 Agustus lalu. Pihak loket menunjukkan identitas dan kartu vaksinasi kepada Lau.

Turis lainnya di Hawaii juga tertangkap karena pemalsuan kartu vaksinasi yang merupakan seorang ayah dan anaknya dari California. Mereka telah datang ke pengadilan via Zoom pada Rabu lalu dan melepaskan hak mereka untuk diadili di pengadilan.

Editor : Dhita Seftiawan