Grup Kasidah Lokal yang Mendunia, Inilah Fakta Menarik Nasida Ria!

Iqbal Widiarko
Kamis 23 Juni 2022 23:26 WIB
Grup Kasidah Lokal yang Mendunia, Inilah Fakta Menarik Nasida Ria!
Nasida Ria merupakan grup Kasidah lokal yang mendunia. (Foto: celebrities.id/Instagram: @nasidariasemarang)

JAKARTA, celebrities.id - Grup kasidah lokal Nasida Ria yang telahĀ mendunia, kembaliĀ viral beberapa waktu lalu. Lantaran grup musik Ā beranggotakan beberapa emak-emak asal Indonesia tersebut, menguncang Ā acara musik 5 tahunan bertajuk Opening Week Music Program Documenta Fifteen di Kassel, Jerman..

Alhasil, Nasida Ria merubah pandangan masyarakat terhadap musik kasidah, yang ternyata bisa dinikmati oleh banyak kalangan termasuk warga negara asing.Ā 

Nasida Ria tampil dengan kostum yang kompak dan membawakan lagu-lagu ikonik yang diselenggarakan dari 18 Juni hingga 25 September 2022.

Grup yang beranggotakan Rien Djamain (bass gitar), Afuwah (kendang), Nadhiroh (biola), Nurhayati (biola ), Sofiatun (keyboard), Hamidah (seruling), Nurjanah (gitar), Uswatun Hasanah (gitar), Titik Mukaromah (gitar), Siti Romnah (piano) dan Thowiyah (kendang) ini sempat membawakan lagu Perdamaian di Jerman. Para penonton disana juga dapat menikmati musiknya hingga tak sedikit yang berjoget-joget kecil.

Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (23/6/2022), celebrities.id, Ā telah merangkum grup kasidah lokal yang mendunia, berikut ulasanya:Ā 

Grup Kasidah Lokal yang Mendunia

1. Grup Kasidah legendaris sejak 1975

Dalam Buku Biografi Visual Grup Kasidah Modern Nasida Ria dari UPN Veteran Jatim (2021), grup Nasida Ria mulai melambung namanya setelah acara MTQ di Bandar Lampung pada 1975. Kelompok musik asuhan H. Malik Zain ini terus bersinar dengan gaya tampil yang unik dan dekat dengan masyarakat.

Nasida Ria melakukan kontrak pertama dengan label Ira Puspita Record. Walaupun grup ini bernuansa religi, Nasida Ria tidak hanya membawakan lagu-lagu sholawatan dan nasihat-nasihat Islami saja, namun diselipi kritik sosial.

2. Sering tampil di luar negeri

Pada 1988, Nasida Ria sempat tampil di beberapa negara seperti Malaysia dalam memperingati 1 Muharram, kemudian di Berlin, Jerman di acara festival musik Islam internasional bernama Die Garten des Islam (1994) dan acara festival Heimatklange (1996). Perjalanan karir mereka berjalan mulus dan cenderung meningkat hingga 2000-an.Ā 

Penampilan grup kasidah ini dalam acara Documenta Fifteen 2022 di Jerman beberapa waktu lalu membuat nama mereka kembali naik dan viral karena banyak yang membagikan momen tersebut di berbagai platform sosial media.

3. Memulai karir dengan lagu Arab

Album pertama Nasida Ria bertajuk Alabaladil Mahbub yang rilis pada 1978.Ā 

Album tersebut terinspirasi dari musik-musik Arab dan Timur Tengah. Namun, seiring berjalannya waktu Kiai Ahmad Buchori Masruri pendakwah sekaligus pencipta banyak lagu, menyarankan agar Nasida Ria mengubah menjadi bahasa Indonesia.

Ā 

1
/
2