Hakim Garis Sempat Periksa Ban Kapten Manuel Neuer, Jerman Kalah dari Jepang 2-1

Icon CameraRio Eristiawan
Rabu 23 November 2022 22:54 WIB
Hakim Garis Sempat Periksa Ban Kapten Manuel Neuer, Jerman Kalah dari Jepang 2-1
Hakim Garis Sempat Periksa Ban Kapten Manuel Neuer, Jerman Kalah dari Jepang 2-1. (Foto:celebrities.id/Instagram @manuelneuer)

DOHA, celebrities.id - Terdapat momen menarik sebelum laga yang mempertemukan Timnas Jerman melawan Jepang di laga perdana penyisihan Grup E Piala Dunia 2022.

Kala itu, Hakim Garis Zachari Zeegelaar memeriksa ban kapten yang digunakan oleh Manuel Neuer.

Melansir dari The Sun, Rabu (23/11/2022), pemeriksaan ban tersebut dilakukan untuk memastikan kapten Timnas Jerman itu tak mengenakan ban kapten One Love. Sebab, One Love digunakan sebagai bentuk dukungan dan persatuan untuk komunitas LGBTQ+.

Seperti diketahui, ada setidaknya tujuh negara yang ngotot ingin mengenakan ban kapten LGBTQ+, mereka adalah Inggris, Wales, Belgia, Belanda, Swiss, Denmark dan Jerman. Neuer terlihat mengenakan ban kapten One Love tidak berwarna pelangi, tetapi warna hitam.

Namun Zeegelaar tetap memeriksa ban kapten Neuer sebelum laga dimulai. Sebelumnya, FIFA membuat keputusan untuk melarang setiap tim yang tampil di Piala Dunia 2022 menggunakan ban kapten One Love. Bahkan, FIFA mengancam bakal memberikan kartu kuning ataupun skorsing satu pertandingan kepada kapten yang nekat menggunakan ban One Love.

Sementara itu, Timnas Jerman melakukan protes sebelum pertandingan dimulai. Jamal Musiala dan kawan-kawan berfoto dengan tangan kanan menutup mulut. Timnas Jerman melalui akun resminya menjelaskan arti pose foto sebelum laga menghadapi Jepang. Mereka mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai protes atas hak asasi manusia yang dibungkam.

"Dengan ban kapten (One Love) kami ingin memberi contoh nilai-nilai yang kami jalani di tim nasional: keragaman dan saling menghormati. Bersuara lantang bersama bangsa lain. Ini bukan tentang pesan politik, hak asasi manusia tidak bisa dinegosiasikan," tulis Timnas Jerman dilansir dari twitter resmi DFB_Team.

"Itu tidak perlu dikatakan lagi. Tapi sayangnya masih belum. Itulah mengapa pesan ini sangat penting bagi kami. Melarang kami dari ban kapten One Love itu seperti melarang mulut kami," tulis pernyataan tersebut.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra