BBM Naik, Masyarakat Diajak Beralih ke Kendaraan Listrik

Icon CameraMuhammad Refi Sandi
Minggu 18 September 2022 08:24 WIB
BBM Naik, Masyarakat Diajak Beralih ke Kendaraan Listrik
Wagub DKI Ariza ajak masyarakat beralih ke bus listrik. (Foto: celebrities.id/Pemprov DKI)

JAKARTA, celebrities.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi berbasis bahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik. Apalagi, seiring dengan kenaikan harga BBM bersubsidi dan demi menyukseskan program 'Jakarta Langit Biru'.

Hal itu disampaikan saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 di Monumen Nasional (Monas) Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (17/9/2022). 

"Mari kita beralih menggunakan transportasi umum dan juga mulai beralih dari BBM yang selama ini kita gunakan dengan kendaraan listrik. Insya Allah, dengan demikian juga bisa mengurangi biaya operasional bagi seluruh jajaran Pemprov dan seluruh masyarakat, juga meningkatkan program langit biru," kata Ariza dalam keterangannya.

Ariza juga mengajak masyarakat Jakarta mengapresiasi berbagai kemajuan pembangunan kota, khususnya pada sektor perhubungan atau transportasi. Ini salah satu upaya nyata dalam menghadapi krisis global akibat pandemi. 

"Di tengah masa pemulihan dari pandemi, kita harus menghadapi perekonomian dunia yang belum sepenuhnya bangkit. Banyak negara mengalami krisis ekonomi dengan tingkat inflasi yang melambung tinggi. Namun, kita patut bersyukur, Indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global ini," ujar Ariza.

Ariza membeberkan data pada sektor transportasi nasional, kebangkitan juga mulai terlihat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, sektor transportasi telah berhasil tumbuh 21,27 persen di kuartal kedua 2022. Ini memberi sumbangan positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,44 persen. 

Politikus Partai Gerindra itu juga menjelaskan, di tengah pencapaian yang baik itu, harus diakui masih banyak hal yang perlu dibenahi. Ada banyak pembangunan yang harus dituntaskan untuk meningkatkan konektivitas masyarakat. 

"Masih banyak pekerjaan rumah untuk meningkatkan keselamatan transportasi. Perlu lebih agresif lagi untuk menciptakan integrasi antarmoda," ucapnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah mengoperasikan ragam moda transportasi yang terintegrasi di bawah payung JakLingko, yakni bus reguler dan bus listrik Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, mikrotrans, dan menyediakan jalur sepeda sebagai bagian dari strategi mengendalikan pencemaran udara yang masif akibat transportasi darat di masa depan.

Editor : Lisvi Padlilah