Harga BBM Subsidi Naik, Begini Cara Pengusaha Warung Makan Atur Strategi agar Tetap Untung

Ikhsan Permana
Jumat 16 September 2022 23:53 WIB
Harga BBM Subsidi Naik, Begini Cara Pengusaha Warung Makan Atur Strategi agar Tetap Untung
Harga BBM Subsidi Naik, Begini Cara Pengusaha Warung Makan Atur Strategi agar Tetap Untung. (Foto:celebrities.id/ Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Setelah pemerintah resmi menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sejumlah warung makan mengatur strategi agar tetap meraih keuntungan.

Salah seorang pengelola warteg di wilayah Ciracas, Jakarta Timur bernama Galih mengaku menaikan harga makanan yang dijualnya sebesar Rp1.000 untuk menyesuaikan dengan harga BBM.

"Kita naikin sedikit, namanya ngikutin belanjaan biar ada lebihnya. Biasanya Rp12 ribu jadi Rp13 ribu, naik Rp1.000 aja," ujar Galih kepada MPI, Jumat (16/9/2022).

Selain menaikan harga jual, Galih mengungkapkan bahwa warungnya memperbanyak makanan yang memiliki bahan baku murah seperti sayur kangkung dan telur.

"Paling kita nambahin lauk-lauk yang harganya agak atau gak ikut naik, kaya sayuran kangkung, kaya telur kita tambah-tambahin. Kita banyakin yang murah yang agak mahal kita dikitin lah, yang penting lauk banyak, dari pada nanti lauk kosong, orang nyari gak ada," tuturnya.

Dia berharap pemerintah segera bertindak untuk menormalkan harga kebutuhan pokok yang naik akibat kenaikan harga BBM.

"Harga dinormalin lagi lah, biar sama-sama enak, kaya BBM kalo turun kan abang ojol enak, kaya bahan baku pada turun, jadi biar sama-sama ada untungnya," kata Galih.

Sementara itu, penjual nasi Padang bernama Hakim mengaku belum memutuskan untuk menaikan harga makanannya, sebab dia takut kalau langganannya kabur jika makanan yang dia jual ikut dinaikan. Dia lebih memilih untuk tetap bertahan dengan harga jual lama.

"Belum naik, takut nanti pada lari, jadi masih tetep sama kaya sebelum naik BBM," tuturnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra