Hari Guru Nasional, Pemuda Perindo: Junjung Tinggi Jasa & Tingkatkan Kesejahteraan Guru

MNC Portal
Kamis 25 November 2021 13:23 WIB
Hari Guru Nasional, Pemuda Perindo: Junjung Tinggi Jasa & Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Hari Guru Nasional, Pemuda Perindo: Junjung Tinggi Jasa & Tingkatkan Kesejahteraan Guru. (Foto: celebrities.id/MNC)

JAKARTA, celebrities.id - Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November harus dijadikan momen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan dan menjunjung tiggi jasa guru. 

Pasalnya, dari ilmu yang ditularkan pendidik, negara Indonesia kini memiliki banyak penerus bangsa.

"Bangsa yang besar dan beradab adalah bangsa yang menjunjung tinggi jasa para guru di negaranya," ujar Ketua Bidang Pendidikan dan Litbang DPP Pemuda Perindo Mohammad Fajar Ikhsan di Jakarta, Kamis (25/11/2021). 

Fajar mengatakan kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh para pendidiknya, karena merekalah yang akan melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang akan memimpin negara Indonesia ke depan untuk menjadi bangsa yang besar dan bermartabat.

Berkaca dari Perang Dunia II, dikatakannya, ketika Jepang luluh lantak oleh bom atom Amerika Serikat, Kaisar Hirohito tidak bertanya tentang bangunan apa yang hancur dan berapa jumlah tentara yang tewas.

"Tetapi justru bertanya kepada para jenderalnya 'berapa jumlah guru yang tersisa'," katanya. 

Bisa disimpulkan dengan adanya para guru, mereka akan mampu untuk bangkit dan belajar dari ketertinggalan serta kekalahan untuk memproduksi teknologi-teknologi canggih.

"Seperti itulah seorang Kaisar Jepang melihat nilai yang ada dari para guru," ungkapnya. 

Namun, dikatakannya, nasib guru di Indonesia saat ini masih jauh dari pemikiran seperti demikian.

Terlebih, kesejahteraan para guru di negeri ini, termasuk kelayakan hidup para guru PNS, swasta maupun guru honorer masih di bawah rata-rata. 

"Sudah seharusnya pemerintah melihat kembali tentang distribusi kesejahteraan dan keadilan bagi para guru di Indonesia," jelasnya.

Melihat fakta ini Fajar berharap, inisiatif dan kebijakan peningkatan serta penambahan gaji yang layak serta pemenuhan fasilitas-fasilitas lainnya kepada guru sangat perlu untuk dijalankan. 

"Jangan biarkan kita larut dengan euforia tahunan setiap tanggal 25 November dalam merayakan Hari Guru. Sebagai bangsa beradab marilah kita menghargai, mencintai, dan memberikan kehidupan yang layak bagi para guru di Indonesia," tegas Fajar.  

Editor : Simon Iqbal Fahlevi