Hebat! Petani KBB Lakukan Ekspor Mandiri 9,1 Ton Kopi ke Amerika, Eropa dan Timur Tengah

Adi Haryanto
Jumat 23 September 2022 18:25 WIB
Hebat! Petani KBB Lakukan Ekspor Mandiri 9,1 Ton Kopi ke Amerika, Eropa dan Timur Tengah
Hebat! Petani KBB Lakukan Ekspor Mandiri 9,1 Ton Kopi ke Amerika, Eropa dan Timur Tengah. (Foto:celebrities.id/MPI Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, celebrities.id - Sebanyak 9,1 ton Kopi Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diekspor ke Eropa, Amerika, dan Timur Tengah, Jumat (22/9/2022). Pelepasan ekspor ini dilakukan oleh Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan yang didampingi Kepala Dinas Perkebunan Jabar, Jafar Ismail.

"Ini hal yang membanggakan karena ekspor kopi ini dilakukan secara mandiri dan tidak melalui ekaportir. Semoga hal ini bisa menginspirasi para petani lainnya juga," kata Hengki Kurniawan seusai pelepasan.

Menurutnya pola seperti itu bisa ikut membantu penciptaan lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha. Secara berkelanjutan ekspor mandiri ini bisa terus dilakukan mengingat kualitas kopi di KBB sangat bagus dan bisa bersaing dengan kopi dari daerah lain.

Pemerintah akan mendukung langkah baik ini supaya para pelaku usaha di KBB baik petani dan peternak bisa sukses. Upayanya melalui dukungan seperti bibit, peningkatan kapasitas petani, sampai bantuan mesin. Bahkan MoU dengan PTPN VIII juga dilakukan untuk penggunaan lahan yang tidak efektif.

"Melalui cara seperti ini (ekspor mandiri) maka petani akan lebih sejahtera. Jadi meski tinggal di desa, rejeki kota, tapi bisnis mendunia," tutur Hengki.

Perwakilan kelompok tani pelaku ekspor, Rani Mayasari menyebutkan Kopi Java Halu yang dikirim ke tiga benua ini berasal dari Kecamatan Gununghalu dan Sindangkerta. Ini adalah ekspor perdana secara mandiri karena sebelumnya, kopi asal KBB selalu diekspor menggunakan pihak ketiga atau eksportir. Diakuinya permintaan pasar internasional terhadap kopi KBB sangat tinggi, sebab mereka sudah tahu bagaimana kualitasnya.

Seperti dari Amerika Serikat, Malaysia, dan sejumlah negara Eropa. Namun karena keterbatasan produksi, lahan, dan hasil panen, permintaan itu belum semua bisa dipenuhi.

"Sudah lama kopi dari KBB khususnya Kopi Java Halu menembus pasar internasional dan permintaannya sangat tinggi. Seperti Malaysia dan Amerika Serikat minta dikirim satu kontainer tapi belum bisa dipenuhi," tuturnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra