Heboh Fenomena Downburst Membentuk Hujan seperti Air Terjun, Ini Penjelasan BMKG

Icon CameraBinti Mufarida
Sabtu 12 November 2022 16:14 WIB
Heboh Fenomena Downburst Membentuk Hujan seperti Air Terjun, Ini Penjelasan BMKG
Heboh fenomena Downburst membentuk hujan seperti air terjun. (Foto: celebrities.id/Tangkapan Layar)

JAKARTA, celebrities.id - Beberapa waktu lalu viral di media sosial yang memperlihatkan adanya fenomena langka hujan seperti air terjun di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi pada Senin 8 November 2022. 

Sejumlah ahli cuaca menyebut bahwa itu merupakan fenomena cuaca yang bernama downburst. Lalu, apakah fenomena downburst?

Prakirawan BMKG, Efa Septiani mengatakan downburst adalah sistem angin kencang secara vertikal ke bawah dan terjadi dalam waktu yang singkat yang timbul dari sistem awan jenis cumulonimbus dan menyebar ketika sampai di permukaan tanah.

“Downburst memiliki daya rusak yang tinggi karena terjadi dengan kecepatan yang tinggi dalam durasi yang singkat dan biasanya disertai dengan hujan. Sehingga ketika terjadi di wilayah permukiman dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur. Dalam dunia penerbangan fenomena sangat berbahaya terutama saat mendarat dan juga Lepas landas,” kata Efa dalam Youtube resmi BMKG, Sabtu (12/11/2022).

Efa mengatakan downburst yang terjadi dalam skala kecil atau kurang dari 4 kilometer disebut dengan microburst dan berlangsung selama beberapa menit. “Sementara jika lebih dari 4 kilometer disebut macroburst,” ujarnya.

Selain itu, kata Efa, ada juga wet microburst yang terjadi jika tinggi dasar awan rendah dan disertai dengan curah hujan yang lebat. Sedangkan dry microburst terjadi jika tinggi dasar awan cukup tinggi dan disertai terjadi virga.

Efa juga menjelaskan microburst terjadi ketika kondisi atmosfer sangat labil dan membentuk awan cumulonimbus atau awan CB yang besar. Microburst umumnya terjadi saat ketinggian dasar awan cumulonimbus berada diatas lapisan beku atmosfer atau freezing level sehingga membentuk butiran air atau water droplet yang beku dan sangat dingin di dalam awan CB tersebut yang semakin lama memiliki massa yang lebih berat karena mekanisme pengangkatan atau uplit.

 

1
/
2