Hepatitis Akut pada Anak Dikaitkan dengan Vaksin Covid-19, Ahli Kesehatan: Tidak Ada Bukti

Kevi Laras
Jumat 13 Mei 2022 13:45 WIB
 Hepatitis Akut pada Anak Dikaitkan dengan Vaksin Covid-19, Ahli Kesehatan: Tidak Ada Bukti
Penjelasan ahli terkait Hepatitis akut pada anak yang dikaitkan dengan vaksin Covid-19 (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id – Hepatitis akut misterius pada anak di dunia kini memicu beragam opini di tengah masyarakat. Bahkan, Hepatitis akut dikaitkan dengan vaksin Covid-19.

Namun, isu Hepatitis akut dikaitkan dengan vaksin Covid-19 ditegaskan oleh Ahli kesehatan yang mengatakan bahwa belum ada bukti ilmiah yang menyatakan ada kaitan antara Hepatitis akut dengan vaksin Covid-19. Paslnya, Hepatitis akut pada anak di dunia mayoritas dikatakan berada dibawah usia lima tahun.

"Tidak ada bukti ilmiah manapun yang menyatakan bahwa vaksin Covid-19 dapat menyebabkan, Hepatitis akut ini belum ada bukti," tulis dr. Muhammad Fajri Adda’I, dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan dikutip dari Instagram pribadinya, Jumat (13/5/2022).

Dalam penjelasannya, dokter Fajri mengungkap alasan kedua yang perlu dipahami oleh masyarakat yang mengatakan bahwa ada hipotesis yang diduga penyebab dari Hepatitis akut ini. Virus tersebut bernama Adenovirus yang diketahui sebagai virus yang menginfeksi pencernaan dan saluran pernapasan. 

"Sebelumnya memang hipotesis ini berkaitan dengan adanya infeksi namanya virus adenovirus, virus menginfeksi saluran pencernaan dan pernapasan jadi disinyalir begitu. Walaupun nggak semuanya semua orang yang terkena serangan seperti ini punya virus ini," tulis dia.

Sementara ada hal yang mungkin belum diketahui oleh masyarakat umum yaitu adanya kandungan virus Adenovirus dalam vaksin Covid-19. Dokter Fajri menjelaskan bila virus Adenovirus terdapat divaksin Astrazeneca yang virusnya hidup tapi tidak menyebabkan Hepatitis akut misterius.

Lebih lanjut, dia mengatakan jika virus Adenovirus dalam vaksin Covid-19 tidak dapat mereplikasi atau berkembang dalam tubuh manusia. Sebab virus tersebut justru mampu mengantar antibodi setelah divaksinasi.

"Vaksin Covid itu ada juga yang jenisnya virus vector menggunakan virus Adenovirus. Menggunakan element virus tersebut, untuk mengantarkan gen covid kekebalan dalam tubuh, di mana virusnya hidup," tulis dr Fajri.

"Vaksin yang menggunakan virus Adenovirus seperti Astrazeneca itu virus hidup. Tidak bisa bereplikasi atau berkembang biak di dalam tubuh manusia," tulis dr Fajri.

Editor : Tia Ayunita