Honda Belum Luncurkan Motor Listrik, Ini Alasannya

Muhamad Fadli Ramadan
Selasa 20 September 2022 18:18 WIB
Honda Belum Luncurkan Motor Listrik, Ini Alasannya
Honda Belum Luncurkan Motor Listrik, Ini Alasannya. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id – PT Astra Honda Motor (AHM) memiliki alasan tersendiri mengapa belum meluncurkan motor listrik, meski, beberapa waktu lalu mereka telah menyatakan bakal memperkenalkan 10 model motor listrik pada akhir 2022.

Seperti diketahui perkembangan motor listrik dalam industri otomotif semakin meningkat, terlebih datangnya pabrikan baru yang memperkenalkan produknya dalam ajang pameran otomotif terbesar GIIAS 2022 di ICE, BSD, Tangerang Selatan, 11-21 Agustus 2022. Marketing Director PT AHM Tetsuya Komine menegaskan Honda tak ingin terburu-buru meluncurkan motor listrik. Pabrikan asal Jepang itu ingin memempelajari strategi kendaraan listrik di Indonesia.

“Beberapa waktu lalu, Honda Motor Jepang menjabarkan strategi motor listrik secara global. AHM akan mengumumkan strateginya secara konkret pada akhir tahun ini,” kata Komine saat menjelaskan strategi AHM di Plant 5 Honda Karawang.

Seperti diketahui, Presiden RI Joko Widodo telah mengeluarkan aturan tentang percepatan transisi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. Bahkan, Inpres juga telah dikeluarkan yang menwajibkan pejabat pemerintah menggunakan kendaraan listrik.

“Kami menyadari bahwa dorongan pemerintah tentang elektrifikasi, jadi kami akan berusaha kerasa demi mendukung apa yang digagas pemerintah,” tutur Komine.

Dalam kesempatan yang sama, Marketing Director AHM Thomas Wijaya juga belum bisa mengkonfirmasi kapan motor listrik produksi Honda bisa mengaspal. Ia juga menyampaikan hal yang sama bahwa Honda sedang mempelajari strategi kendaraan listrik.

“Ada banyak hal yang harus kami pelajari, ini bukan hanya tentang mengeluarkan motor listrik tapi juga tentang ekosistem lokasi pengisian baterai atau swap baterai juga harus kami pikirkan. Saya yakin teman-teman yang tergabung dalam konsorsium juga sedang mempelajari strategi kendaraan listrik,” ujar Thomas.

Selain itu, Thomas Wijaya juga mengatakan AHM terus melihat situasi pasar di tengh kenaikan BBM. Ini akan memenangaruhi pilihan Honda dalam membawa motor listrik yang dirasa tepat untuk dipasarkan di Indonesia.

“Dari 10 model yang akan diperkenalkan, kami masih mendiskusikan mana yang bisa kami bawa ke Indonesia. Kenaikan BBM mempengaruhi daya beli masyarakat jadi itu juga berpengaruh pada model yang akan kami bawa dan sesuai dengan yang dibutuhkan konsumen,” ucap Thomas.

Honda dikabarkan baru akan menjual motor listrik mereka di Indonesia pada tahun depan dan akan terus mengeluarkan model-model terbaru hingga 2025. Untuk harga, Thomas Wijaya juga belum bisa memberikan gambaran detail sebelum model motor listrik Honda benar-benar keluar.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra