Honda Terpuruk di MotoGP 2022, Alberto Puig Samakan Kondisi Tim dengan Ducati Tanpa Casey Stoner

Icon CameraAndhika Khoirul Huda
Senin 11 Juli 2022 20:57 WIB
Honda Terpuruk di MotoGP 2022, Alberto Puig Samakan Kondisi Tim dengan Ducati Tanpa Casey Stoner
Honda Terpuruk di MotoGP 2022, Alberto Puig Samakan Kondisi Tim dengan Ducati Tanpa Casey Stoner. (Foto:celebrities.id/ Instagram/Marc Marquez)

AALST, celebrities.id – Manajer Repsol Honda, Alberto Puig membandingkan kasus absennya Marc Marquez dengan Ducati yang juga sangat bergantung pada Casey Stoner. Menurutnya, tidak ada pembalap lagi yang bisa mengendarai Ducati dengan cepat kecuali Stoner.

Seperti diketahui, sampai paruh musim pertama MotoGP 2022 selesai, performa Honda sangat terpuruk. Dalam klasemen konstruktor, mereka berada di posisi buncit dengan koleksi 85 poin.

Keempat pembalap mereka, yakni Marc Marquez, Pol Espargaro (Repsol Honda), Alex Marquez dan Takaaki Nakagami (LCR Honda), tidak bisa bersaing dengan pembalap yang ada di papan atas.

Bahkan, masing-masing rider tim pabrikan dan tim satelit mereka itu tidak ada yang masuk dalam 10 besar di klasemen pembalap.

Honda hanya mampu menorehkan hasil terbaik dengan meraih podium ketiga yang didapat Pol Espargaro di GP Qatar.

Puig menilai keterpurukan timnya disebabkan oleh kondisi The Baby Alien –julukan Marc- yang menderita cedera selama dua tahun terakhir. Menurutnya, hal itu menyebabkan Honda tidak bisa mengembangkan kuda besi mereka karena performa motor juara MotoGP enam kali itu merupakan patokan mereka.

“Jika pembalap top Anda cedera selama dua tahun dan Anda tidak bisa mengembangkan motor bersamanya, itu berdampak negatif. Itu fakta,” kata Puig dilansir dari Speedweek, Senin (11/7/2022).

Di tengah keterpurukan tim berlogo sayap emas itu, Ducati sukses menyabet tiga gelar juara konstruktor dalam tiga tahun terakhir. Motor pabrikan asal Italia itu pun saat ini sedang memimpin klasemen konstruktor dengan 246 poin dan terdapat enam pembalap Ducati di tujuh tempat teratas klasemen pembalap.

Kendati demikian, sampai saat iniΒ  belum ada rider Ducati yang berhasil menjadi juara dunia MotoGP setelah Casey Stoner melakukannya pada 2007 lalu. Hal itu membuat Puig berpikir bahwa kondisi yang sama sebenarnya juga dialami Ducati, yang belum menemukan sosok pembalap top lagi setelah ditinggal jagoan asal Australia itu, seperti halnya Honda yang sangat bergantung pada Marc.

“Tapi itu juga fakta bahwa untuk waktu yang lama tidak ada yang bisa mengendarai Ducati dengan cepat kecuali Casey Stoner. Gigi Dall'Igna telah memastikan bahwa rookie seperti Jorge Martin dapat memenangkan balapan dan pendatang baru seperti Bastianini dan Bezzecchi dapat naik ke podium bersama Desmosedici. Meski begitu, mereka masih belum bisa meraih gelar juara,” tutur pria asal Spanyol itu.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra