Hotel dan Restoran di Jatim Tak Miliki Pemasukan, Minta Pangkas Pajak hingga Keringanan Iuran BPJS 

Avirista Midaada
Minggu 25 Juli 2021 15:44 WIB
Hotel dan Restoran di Jatim Tak Miliki Pemasukan, Minta Pangkas Pajak hingga Keringanan Iuran BPJS 
Ratusan hotel dan restoran di Jawa Timur gulung tikar imbas pemberlakuan PPKM Darurat yang diperpanjang dengan istilah berbeda. (Foto: celebrities.id/Avirista)

MALANG, celebrities.id - Ratusan hotel dan restoran di Jawa Timur gulung tikar imbas pemberlakuan PPKM Darurat yang diperpanjang dengan istilah berbeda. Hotel dan restoran tersebut diketahui sudah paceklik income sejak awal penerapan PPKM Darurat pada 3 Juli 2021 lalu.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur Dwi Cahyono menyebut, dari 780 anggotanya, lebih dari 50 persen yang tak bisa beroperasi secara normal. Beberapa hotel besar dari segala bintang di Jawa Timur pun terpaksa menutup operasional demi mencegah kerugian lebih banyak.

"Kalau anggota 780 sekian, sudah lebih dari 50 persen, yang sudah melaporkan untuk tidak bisa operasional dengan kondisi normal," kata Dwi Cahyono ditemui di Malang, pada Minggu (25/7/2021).

Langkah penutupan hotel tersebut diambil lantaran pemilik tak lagi mempunyai dana operasioal dan juga pemasukan. 

"Sebetulnya yang bisa bertahan yang menjual aset. Kalau tidak punya aset lain, ya dia harus menjual hotelnya, dengan menutup," paparnya.

 

1
/
2