Hukum Menceraikan Istri yang Sedang Hamil, Buya Yahya: Haram

Intan Afika Nuur Aziizah
Jumat 14 Januari 2022 09:41 WIB
Hukum Menceraikan Istri yang Sedang Hamil, Buya Yahya: Haram
Hukum menceraikan istri yang sedang hamil harus dipahami dahulu sesuai syariat Islam. (celebrities.id/Istimewa)

JAKARTA, celebrities.id - Hukum menceraikan istri yang sedang hamil harus dipahami dahulu sesuai syariat Islam.

Kiai Haji Yahya Zainul Ma’arif atau akrab disapa Buya Yahya mengungkap hukum menceraikan istri yang sedang hamil menjelaskan dalam tausiahnya. Dikatakan, seorang suami yang menceraikan istrinya tanpa alasan yang syar'i adalah haram.

Alasan syar'i yang dimaksud ialah melakukan tindakan-tindakan yang melanggar syariat, tidak patuh dan fasik. Maka, sang istri boleh saja diceraikan. Namun, jika tidak ada rambu-rambu agama yang dilanggar, maka haram hukumnya menceraikan istri.

"Seorang suami menceraikan istrinya tanpa ada alasan adalah haram dan dosa dihadapan Allah SWT, tanpa ada alasan yang syar'i," kata Buya Yahya dalam kanal YouTube Al-Bahjah, dikutip pada Kamis (13/1/2022).

Sementara, hukum menceraikan istri yang sedang hamil adalah boleh, apabila memang ditemukan perkara yang fatal. Pasalnya, talak yang haram terjadi jika dijatuhkan kepada istri yang sedang haid dan saat istri suci setelah digauli.

"Talak ada dua bid'i dan sunni, talak bid'i (haram) hanya ada dua yaitu waktu haid ataupun suci sudah digauli. Kemudian setelahnya adalah sunni. Karena hamil adalah bukan haid bukan suci, maka bukan termasuk talak bid'i," tutur Buya Yahya.

Lebih lanjut, Buya Yahya menegaskan sang suami boleh menceraikan istrinya yang sedang hamil, jika memang wanita tersebut layak untuk diceraikan. Namun perlu diingat, pria tersebut tetap memiliki tanggung jawab sebagai seorang ayah kepada anaknya jika sudah lahir nanti.

 

1
/
2