Ini Alasan Yamaha Harus Buat Motor Kompetitif, Ingin Pikat Tim Satelit

Icon CameraFitradian Dhimas Kurniawan
Jumat 20 Januari 2023 22:35 WIB
Ini Alasan Yamaha Harus Buat Motor Kompetitif, Ingin Pikat Tim Satelit
Ini Alasan Yamaha Harus Buat Motor Kompetitif, Ingin Pikat Tim Satelit. (Foto: celebrities.id/MPI Muhamad Fadli Ramadan)

JAKARTA, celebrities.id - Direktur Yamaha Racing, Lin Jarvis, mengaku ingin memiliki tim satelit lagi di masa depan. Meski demikian, Yamaha harus terlebih dahulu membuat motornya lebih kompetitif di gelaran MotoGP.

Sebagaimana diketahui, Yamaha harus berpisah dengan RNF di akhir musim MotoGP 2022. Tim asal Malaysia itu memutuskan bergabung dengan Aprilia Racing untuk menjadi tim satelit di MotoGP 2023. Sementara tak adanya tim satelit membuat Yamaha bakal kesulitan untuk melakukan pengembangan motor.

Pasalnya tim berlogo garpu tala itu hanya bisa mengandalkan Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli. Bagi Jarvis, situasi ini tak sepenuhnya merugikan. Dia menyebut jika keadaan ini pun membuat Yamaha dapat fokus mengembangkan motor yang sesuai keinginan pembalapnya.

“Tahun ini, kami akan tanpa tim satelit. Dari beberapa sisi, saya pikir hal itu tak akan merugikan kami. Fokus akan tercurahkan ke motor pabrikan,” kata Jarvis kepada media.

Selain itu, pengembangan motor di tahun ini pun bakal membantu tim satelit yang berminat. Apalagi jika kandidat tim satelit tersebut masih enggan melirik, jika motor Yamaha tak bisa bersaing.

“Kami harus memastikan jika kami memiliki motor yang benar-benar mampu bersaing. Tidak hanya untuk musim ini, tetapi juga masa depan. Kami ingin kembali memiliki tim satelit, tak diragukan. Namun, situasinya terlalu rumit untuk dijelaskan,” ujarnya.

Jarvis menyebut jika kondisi motor yang tak bisa bersaing menjadi penghalang. Tetapi, jika penghalang tersebut dapat dikikis, kemungkinan besar motor Yamaha pun jadi buruan.

“Terdapat beberapa halangan untuk dapat melakukannya. Tetapi, jika kami bisa menyingkirkan penghalang, saya yakin setidaknya 2025 kami punya tim satelit lagi, jika bukan 2024,” tutur Jarvis.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra

Follow Berita Celebrities di Google News