Ini Penyebab Gagal Turunkan Berat Badan meski Sudah Olahraga dan Diet Ketat 

Ratu Syra Quirinno
Kamis 09 September 2021 20:48 WIB
Ini Penyebab Gagal Turunkan Berat Badan meski Sudah Olahraga dan Diet Ketat 
Banyak faktor yang menyebabkan program penurunan berat badan gagal total. (Foto: India.com)

JAKARTA, celebrities.id – Penurunan berat badan bukan hanya hasil dari makan lebih sedikit alias diet dan berolahraga lebih banyak. Sayangnya, banyak diet ketat yang menyesatkan, seperti produk penurun berat badan dan cara penurunan berat badan ala selebriti yang sedang tren. 

Ada beberapa diet yang dapat menurunkan berat badan secara signifikan. Namun dalam banyak kasus, penurunan berat badan ini lebih banyak disebabkan oleh hilangnya air dan otot, bukan lemak.

Dilansir dari India.com, Kamis (9/9/2021), dr. Aparna Govil Bhasker, ahli bedah laparoskopi dan bariatrik, Rumah Sakit Saifee, menjelaskan mengapa berat badan Anda tidak turun meski sudah diet dan olahraga keras.

Mengikuti diet sangat rendah kalori

Anggapan ‘Eat less lose more’ atau 'Makan Lebih Sedikit Kehilangan Lebih Banyak', adalah persepsi umum yang dimiliki kebanyakan orang tentang penurunan berat badan. Diet seperti itu akan memberikan hasil yang baik pada awalnya tetapi setelah beberapa waktu berat badan akan stabil. Ketika dilanjutkan untuk waktu yang lebih lama, diet ini juga meningkatkan keinginan untuk makanan yang berkalori tinggi.

Meninggalkan diet secara tiba-tiba

Dr. Bhasker mengatakan bahwa begitu berat badan berhenti turun bahkan setelah makan lebih sedikit, itu menyebabkan penurunan motivasi (demotivasi). Demotivasi ini mengakibatkan emosi dan keinginan makan lebih banyak. 

Peningkatan asupan kalori secara tiba-tiba menyebabkan berat badan bangkit kembali. Beberapa upaya yang gagal dalam penurunan berat badan banyak merugikan tubuh. Ini menyebabkan kekurangan nutrisi, kehilangan massa otot yang berlebihan, tingkat energi yang rendah, perasaan lelah yang konstan, dan kelesuan.

Tidak mengkonsumsi cukup serat dan protein

Diet mandiri seringkali kekurangan protein dan serat. Kuantitasnya berkurang tetapi kualitas makanannya tidak diperhatikan. Menambahkan protein dan makanan kaya serat meningkatkan rasa kenyang dan meningkatkan pengeluaran energi. Saat tubuh membakar lebih banyak kalori untuk memetabolisme nutrisi ini, ada penurunan nafsu makan dan peningkatan keberlanjutan.

Hanya mengandalkan produk kesehatan

Untuk mendapatkan penurunan berat badan yang cepat, banyak yang terpikat oleh berbagai produk penurun berat badan yang dijual sebagai solusi mandiri untuk menurunkan berat badan. Mereka merasa cukup dengan mengganti makanan dengan bubuk pengganti makanan, seperti mengonsumsi 2-3 cangkir teh hijau/teh detoks, atau mengonsumsi pembakar lemak sudah cukup. Itu tidak bekerja seperti efektif karena mengatasi obesitas membutuhkan pendekatan yang lebih holistik yang tidak bisa bersifat sementara.
 

Editor : Mohammad Saifulloh