Inovasi Kementerian Kesehatan Atasi Stunting, Hadirkan IMUT untuk Pemenuhan Gizi Keluarga 

Kevi Laras
Kamis 11 Agustus 2022 08:37 WIB
Inovasi Kementerian Kesehatan Atasi Stunting, Hadirkan IMUT untuk Pemenuhan Gizi Keluarga 
Inovasi Kementerian Kesehatan atasi angka Stunting di Indonesia. (Foto: Instagram @dudutsp)

JAKARTA, celebrities.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Medan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara melakukan penelitian program Integrasi untuk mengatasi masalah stunting di Kabupaten Mandailing Natal.

Penelitian yang jadi salah satu inovasi menghasilkan IMUT, yakni Ikan, Maggot, Unggas dan Tanaman yang diklaim sebagai alternatif pemecahan masalah kerawanan pangan dan percepatan penurunan stunting. 

Dampak positif dari IMUT, bermanfaat bagi lingkungan hidup untuk mengurangi sampah organik yang jumlahnya 60 persen dari total sampah di Kabupaten Mandailing Natal. Sampah organik diurai oleh maggot, maggot yang berprotein tinggi digunakan untuk campuran pakan ikan dan unggas.

Kemudian hasil sisa penguraian sampah oleh maggot digunakan untuk pupuk tanaman yang dibudidayakan seperti tanaman sayuran dan tanaman obat. 

“IMUT merupakan bentuk pemanfaatan pekarangan dengan budidaya ikan, maggot, unggas dan tanaman yang hasilnya dapat meningkatkan nilai ekonomi keluarga, pemenuhan gizi keluarga yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta mewujudkan green environment,” ujar Direktur Poltekkes Medan, Dra. Ida Nurhayati, M.Kes, Kamis (11/8/2022).

Program IMUT sudah dapat menambah keragaman konsumsi pangan dan dapat memperbaiki status gizi kurang dan sangat kurang bagi Balita. Namun, untuk memperbaiki stunting masih diperlukan waktu yang lebih panjang lagi, karena masalah stunting merupakan masalah gizi kronis.

 

1
/
2