Jawa Barat dan Shizuoka Kerja Sama Penanggulangan Bencana Gempa, Ridwan Kamil: Kami Ingin Belajar

Icon CameraAgung Nugroho Bakti Sarasa
Jumat 25 November 2022 07:34 WIB
Jawa Barat dan Shizuoka Kerja Sama Penanggulangan Bencana Gempa, Ridwan Kamil: Kami Ingin Belajar
Jawa Barat dan Prefektur Shizuoka kerja sama penanggulangan bencana gempa bumi. (Foto: celebrities.id/Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG, celebrities.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Pemerintah Prefektur Shizouka, Jepang menjalin kerja sama dalam penanggulangan bencana gempa bumi

Nota kesepahaman itu diwujudkan ketika dalam Kongres Pemerintah Daerah se-Asia Timur atau East Asia Local and Regional Government Congress (EALRGC) ke-11 Tahun 2022 yang digelar di Bandung, Kamis (24/11/2022) malam. 

Kesepakatan juga tak lepas dari bencana gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tak lama sebelum kongres digelar atau Senin (21/11/2022) siang lalu.

Jawa Barat dan Prefektur Shizuoka kerja sama penanggulangan bencana gempa bumi. (Foto: celebrities.id/Agung Bakti Sarasa)
Jawa Barat dan Prefektur Shizuoka kerja sama penanggulangan bencana gempa bumi. (Foto: celebrities.id/Agung Bakti Sarasa)

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyatakan bahwa kerja sama penanggulangan bencana gempa bumi dengan Pemerintah Prefektur Shizouka menjadi salah satu kesepakatan yang berhasil dicapai dalam Kongres lEALRGC 2022.

Menurutnya, kerja sama tersebut dibangun karena Prefektur Jepang dikenal sebagai salah satu daerah di Jepang yang tangguh dalam menghadapi bencana gempa bumi.

"Karena Shizuoka termasuk provinsi yang tangguh terhadap bencana gempa bumi. Kami di Jawa Barat ingin belajar," kata Kang Emil, sapaan akrabnya.  

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Prefektur Shizuoka, Ideno Tsutomu mengku siap membantu Jabar dalam penanggulangan bencana gempa bumi, salah satunya lewat pembinaan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dalam menghadapi bencana gempa bumi. 

"Prefektur Shizuoka di Jepang memang sering mengalami gempa bumi, tapi kami selama 50 tahun lebih ini memang ada banyak kebijkan untuk dituntut entang penanganan bencana, khususnya gempa bumi," katanya. 

Ideno pun menyatakan, Pemerintah Prefektur Shizouka membuka pintu lebar-lebat bagi utusan Jabar untuk belajar langsung penanggulangan bencana gempa bumi di Shizuoka.

"Saya berharap dengan adanya perpanjangan MoU antara Shizuoka dan Jabar, di antaranya penerimaan staf dari Jabar ke Shizuoka untuk sharing knowledge," kata Ideno.

Editor : Lisvi Padlilah