Jelang Malam Puncak HUT Jakarta, Pemprov DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar JIS

Riana Rizkia
Sabtu 25 Juni 2022 14:36 WIB
Jelang Malam Puncak HUT Jakarta, Pemprov DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar JIS
Pemprov Jakarta lakukan rekayasa lalin untuk kelancaran malam puncak HUT Jakarta. (Foto: Instagram @explore_jakarta)

JAKARTA, celebrities.id - Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar ruas jalan Jakarta International Stadium (JIS) untuk mendukung kelancaran malam puncak HUT ke-495 Jakarta. 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ada tiga ruas jalan yang akan ditutup mulai pukul 14.00 WIB - 21.00 WIB pada Sabtu (25/6/2022). 

"Di lokasi titik-titik tersebut akan dijaga oleh petugas, yang boleh melintas di jalan tersebut adalah kendaraan umum, kendaraan penghuni sekitar JIS, dan kendaraan VIP dan VVIP," kata Syafrin melalui keterangan tertulisnya. 

Adapun tiga titik lokasi penutupan jalan, yakni simpang perlintasan bidang kereta api Jalan Sunter Permata Raya - Jalan RE. Martadinata, simpang Jalan Sunter Permai Raya - Jalan Bisma Raya, serta simpang Jalan Danau Sunter Barat - Jalan Danau Sunter Utara. 

Seiring dengan rekayasa lalu lintas, Syafrin mengimbau agar masyarakat yang hendak meramaikan malam puncak Jakarta Hajatan untuk menggunakan transportasi umum menuju JIS. 

Hal tersebut dilakukan guna menghindari adanya penumpukan kendaraan di sekitar kawasan JIS. 

"Kami mengimbau masyarakat yang telah memiliki tiket untuk menonton acara malam puncak Jakarta Hajatan ke-495 di JIS untuk menggunakan transportasi umum," katanya. 

Terlebih, kata Syafrin, Pemprov DKI telah menyiapkan 100 unit bus gratis di 12 titik lokasi penjemputan dan hanya akan berhenti di JIS, tidak berhenti di tengah perjalanan layaknya rute yang sudah ada. 

"Selain itu, masyarakat juga tetap bisa menggunakan layanan reguler bus Transjakarta menuju JIS secara berbayar pada rute-rute eksisting yang menuju ke JIS," katanya.


Terakhir, Syafrin mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan, agar menghindari kawasan sekitar JIS. Begitu pula bagi masyarakat yang harus menjalankan aktivitasnya di kawasan sekitar JIS untuk dapat memilih jalan alternatif lain.

Editor : Tia Ayunita