Jemaah Haji Indonesia Banyak yang Mengalami Hipertensi, Kemenkes Minta Petugas Kesehatan Lakukan Kampanya Gerakan Pengendalian

Kevi Laras
Kamis 23 Juni 2022 09:46 WIB
Jemaah Haji Indonesia Banyak yang Mengalami Hipertensi, Kemenkes Minta Petugas Kesehatan Lakukan Kampanya Gerakan Pengendalian
Jemaah Indonesia yang tengah menjalankan ibadah haji saat ini diketahui banyak mengalami sakit hipertensi. (Foto: Dokumentasi Okezone)

AKARTA, celebrities.id - Jemaah Indonesia yang tengah menjalankan ibadah haji saat ini diketahui banyak mengalami sakit hipertensi. Kepala Pusat Kesehatan Haji dr. Budi Sylvana, MARS meminta agar semua petugas kesehatan melakukan kampanye soal hipertensi.

Kampanye itu merupakan upaya meningkatkan kesadaran Jemaah haji Indonesia terhadap sakit hipertensi. Tercatat dari sekitar 3.000 kasus rawat jalan jemaah haji Indonesia baik di kloter, sektor, maupun KKHI, sebanyak 1.384 merupakan kasus hipertensi.

“Untuk itu perlu ada kampanye gerakan peduli hipertensi bagi jemaah haji,” kata dr Budi dalam laman resmi Kemenkes, Kamis (23/6/2022)

Budi pun menjelaskan nada langkah -langkah untuk mencegah hipertensi, antara lain: pertama rutin periksakan kesehatan, kedua konsumsi obat secara teratur sesuai anjuran dokter, ketiga sesuaikan aktifitas dengan kondisi kesehatan. 

Kemudian, keempat jaga keseimbangan pola makan, kelima makan sayur dan buah, kenam hindari kelelahan. 

Dalam aktifitas fisik yang berlebihan dan kelelahan bisa sebabkan dehidrasi, yang disinyalir menjadi penyebab terjadinya peningkatan tekanan darah bagi jemaah haji. Menurutnya asupan cairan cukup saat beraktivitas menjadi hal yang harus diperhatikan baik bagi Jemaah maupun para Tenaga Kesehatan Haji (TKH) di Arab Saudi.

Sementara, tim Koordinator promosi kesehatan (Promkes) PPIH Arab Saudi bidang kesehatan, dr Edi Supriyatna menyampaikan kampanye gerakan pengendalian hipertensi sudah dilaksakan sejak Sabtu, 18 Juni 2022 di sektor sektor dan seputaran mesjid Nabawi, Madinah. 

Dengan begitu, dia bersam tim terus bergerak ke maktab maktab, tempat pemondokan jemaah sampai di Mekkah. “Sosialisasi sudah kami lakukan kemarin di sektor satu,” katanya.

Editor : Tia Ayunita