Jenazah Ratu Elizabeth II Disimpan dalam Brankas, Berada di Bawah Tanah Istana

Novie Fauziah
Selasa 20 September 2022 11:20 WIB
Jenazah Ratu Elizabeth II Disimpan dalam Brankas, Berada di Bawah Tanah Istana
Jenazah Ratu Elizabeth II disimpan dalam brankas. (Foto: Twitter)

JAKARTA, celebrities.id - Jenazah Ratu Elizabeth II dikebumikan pada Senin, 19 September 2021. Namun ada yang menarik, sang Ratu tidak dikuburkan ke dalam tanah, namun dimasukan ke dalam brankas di Kapel Memorial Raja George VI di Kastil Windsor, sebelum pukul empat pagi waktu Selandia Baru. 

Brankas yang jadi tempat peristirahatan terakhir Ratu Elizabeth II itu berada di bawah tanah istana. Bahkan, peti matinya pun terbuat dari bahan timah, di mana bahan tersebut akan memperlambat proses pembusukan pada jenazah. Sehingga nantinya mayat akan tetap utuh selama satu tahun lamanya. 

Selain itu, bahan timah juga akan melindungi zat-zat yang ada pada jenazah. Serta tidak akan mengeluarkan aroma busuk yang akan mencemari lingkungan yakni dengan aroma tersebut. 

Dilansir dari laman RNZ, Selasa (20/9/2022), saat proses pemakaman berlangsung, ratusan ribu simpatisan memadati rute mobil jenazah dari London. Mereka saling melempar bunga, bersorak dan bertepuk tangan saat mobil itu melintas dari kota ke pedesaan Inggris yang sangat dia cintai. 

Kemudian di dalam Westminster Abbey yang megah, yakni tempat pemakaman diadakan, ada sekitar 500 presiden, perdana menteri, anggota keluarga kerajaan asing dan pejabat tinggi. Termasuk Joe Biden dari Amerika Serikat, termasuk di antara 2000 jemaat. 

Perhatian beralih ke Kapel St George di Kastil Windsor, di mana sekitar 800 tamu menghadiri kebaktian sebelum pemakamannya. 

Diakhiri dengan mahkota, bola dan tongkat kerajaan sebagai simbol kekuasaan dan pemerintahan raja. Tongkat tersebut dikeluarkan dari peti mati dan ditempatkan di altar. 

Lord Chamberlain, pejabat paling senior di lingkungan kerajaan, kemudian mematahkan tongkat milik sang ratu. Hal itu menandakan, akhir dari pelayanannya kepada penguasa, dan meletakkannya di peti mati sebelum perlahan-lahan turun ke brankas kerajaan. 

Saat jemaat menyanyikan lagu kebangsaan, Raja Charles III tampak menahan air matanya. Dia tidak bisa menyembunyikan, bahwa dirinya kehilangan sosok sang ratu yang memimpin kerajaan Inggris selama 70 tahun.

Editor : Tia Ayunita