Kabar Gembira, Populasi Elang Jawa di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Bertambah 

Avirista Midaada
Minggu 06 Juni 2021 09:10 WIB
Populasi satwa dilindungi naik di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru . (Foto: celebrities.id/Instagram @gunungbromo)

MALANG, celebrities.id – Menurunnya jumlah wisatawan selama pandemi Covid-19 berimbas positif bagi konservasi di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. 
Dari data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) disebutkan ada 38 jenis satwa liar dilindungi yang mengalami kenaikan populasi.

Plt Kepala BB-TNBTS Novita Kusuma Wardani menyatakan, selama pandemi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sempat menutup akses wisatawan pada Maret – Agustus 2020. Alhasil di tahun 2020 jumlah wisatawan yang berkunjung ke TNBTS pun ajlok menjadi 193.733 wisatawan domestik dan 2.658 wisatawan mancanegara.

“Kami akui wisata di area konservasi itu ada sisi positif dan negatifnya, kami memaksimalkan yang positifnya, sambil mengantisipasi dampak negatif. Makanya menerapkan kuota kunjungan, booking payment online, menata kawasan untuk mengantisipasi kerusakan ekosistem,” ujar Novita Kusuma, kepada media di kantornya.

Diakui Novita, pembatasan – pembatasan inilah yang menyebabkan sejumlah satwa liar dilindungi yang sebelumnya terancam punah mulai mengalami peningkatakan. “25 jenis satwa prioritas yang terancam punah dua di TNBTS, elang Jawa dan macan tutul, elang Jawa meningkat, artinya habitatnya sudah cukup baik, mulai dari dia membuat sarang menetas hidup lestari,” ucap dia.

Sementara itu Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan TNBTS Toni Artaka menyebut pertumbuhan satwa liar elang jawa yang dilindungi dari tahun ke tahun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, mengalami kenaikan populasi.

“Dari paparan data ini memang ada tren kenaikan populasi, kita boleh bilang mulai dari 2017 hingga sekarang, ada tren peningkatan,” kata Toni.

 

1
/
2