Kasus Aktif Covid-19 DKI Capai 5.297 Orang, Positivity Rate 8,1 Persen

Muhammad Refi Sandi
Selasa 21 Juni 2022 08:20 WIB
Kasus Aktif Covid-19 DKI Capai 5.297 Orang, Positivity Rate 8,1 Persen
Ilustrasi kasus Covid-19 meningkat. (Foto: Pexels/Markus Spike)

JAKARTA, celebrities.id - Kasus aktif Covid-19 di Jakarta naik 317 per Senin, 20 Juni 2022. Hal itu diungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia.

"Sehingga, jumlah kasus aktif kini sebanyak 5.297 (orang yang masih dirawat atau isolasi)," kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Selasa (21/6/2022).

Untuk itu, Dinkes mengimbau masyarakat untuk terus wasapada terhadap ancaram penularan Covid-19, khususnya varian Omicron.

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," ucapnya.

Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 7.990 spesimen. Lalu, sejumlah 6.621 orang dites PCR kemarin untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 701 positif dan 5.920 negatif. 

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen sebanyak 9.456 orang, dengan hasil 287 positif dan 9.169 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. 

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.238.059 dengan tingkat kesembuhan 98,4 persen, dan total 15.309 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen," ujar Dwi.

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen). Artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 59.235 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.030.521 per sejuta penduduk," tuturnya.

Lebih lanjut, Dwi menyebut positivity rate di Jakarta kembali melewati standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,1 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,5 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen," katanya.

Editor : Lisvi Padlilah