Kasus Covid-19 Meningkat, Dokter Reisa Ungkap PTM Masih Berlanjut Selama Tidak Ada Kasus di Lingkungan Sekolah

Kevi Laras
Selasa 02 Agustus 2022 13:58 WIB
Kasus Covid-19 Meningkat, Dokter Reisa Ungkap PTM Masih Berlanjut Selama Tidak Ada Kasus di Lingkungan Sekolah
Dokter Reisa ungkap PTM masih berlanjut selama tidak ada kasus di lingkungan sekolah. (Foto: celebrities.id/Kevi Laras)

JAKARTA, celebrities.id - Pembelajaran tatap muka (PTM) di Indonesia masih berlangsung, meski di tengah kasus Covid-19 yang sedang meningkat. Dokter Reisa mengatakan PTM masih bisa berlangsung selama tidak ada kluster atau kasus positif di lingkungan sekolah.

Aturan terkait PTM di tengah pandemi Covid-19. Sudah diatur dalam surat edaran atau SE Nomor 7 Tahun 2022 Perihal Diskresi SKB 4 Menteri. 

"Jadi sebenarnya dari Kemendikbudristik sudah SE-nya Nomor 7 tahun 2022 tentang direksi hasil keputusan bersama empat menteri. Dalam panduan tersebut pemberhentian PTM itu bisa dilakukan kalau adanya rombongan belajar ada kasus Covid-19 ata terjadinya kluster di satuan areanya," ujar dr Reisa Broto Asmoro, Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dalam siaran sehat di YouTube RRI, dikutip Selasa (2/8/2022)

Hal kedua disampaikan bahwa tingkat positivity rate harus lebih dari lima persen. Sehingga akan diberhentikan selama seminggu atau tujuh hari.

Sehubungan dengan itu, dalam penjelasannya bila ada salah satu peserta didik atau guru yang positif atau suspek. Bisa diberhentikan secara lima hari, hal dimana positivity ratenya harus di bawah 5 persen.

"Tapi kalau ada salah satu peserta didiknya ada positif tapi dia nggak menyebabkan klaster di satu sekolah itu dan surveilance yang positif dibawah 5 persen. Misalnya ada juga pendidik atau peserta didiknya Bergejala Covid-19, tapi masih suspek ini harus diberhentikan juga PTM tapi lima hari bukan tujuh hari," katanya.

Hal tersebut berpeluang terjadi, dimasa transmisi dari pembelajaran secara online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). Beralih jadi masuk pembelajaran tatap muka. 

"Jadi pasti ada ya masa transisi dari PJJ, kemudian PTM harus ada gas rem gas rem harus dibuka kembali lagi gitu," ujar dr Reisa.

Editor : Tia Ayunita