Kasus Demam Berdarah di Tangerang Meningkat, tapi Angka Kematian Tidak Ada

Isty Maulidya
Kamis 23 Juni 2022 10:55 WIB
Kasus Demam Berdarah di Tangerang Meningkat, tapi Angka Kematian Tidak Ada
Demam Berdarah meningkat di Tangerang, tidak ada kasus yang meninggal. (Foto: Timesofindia)

TANGERANG, celebrities.id - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tangerang mengalami peningkatan di tahun 2022 ini. Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat kasus DBD sepanjang 2021 ada 224 kasus, sementara kasus DBD hingga pertengahan tahun 2022 ini mencapai 331 kasus dengan angka kematian nol.

“Ini penyakit yang selalu datang setiap tahun dan seluruh masyarakat sudah ketahui itu. Namun, kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan yang harus ditingkatkan," ujar dr Dini Anggraeni, Kepala Dinkes Kota Tangerang, Kamis (23/6/2022).

Menyikapi hal tersebut, Dinas Kesehatan telah memberikan surat edaran kepada pemerintah setempat termasuk sekolah untuk mewaspadai dan memperhatikan peningkatan kasus DBD ini. Hal ini ditujukan meningkatkan gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), gotong royong bersih-bersih lingkungan, hingga kembali menggalakan program satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik).

“Saat ini, yang sedang digencarkan ialah pengecekan hingga sektor perkantoran. Karena potensi kena DBD dimana saja, bisa di rumah, sekolah maupun kantor,” katanya.

Seluruh masyarakat diimbau untuk lebih peduli dengan kasus DBD ini, dengan melakukan sederet pencegahannya. Mulai dari menguras bak mandi seminggu sekali, bersihkan seluruh penampungan air dan meminimalisir tempat yang mungkin bisa menjadi sarang nyamuk.

“Pasalnya, kepadatan populasi nyamuk penular karena banyaknya tempat perindukan nyamuk, seperti genangan air di sekitar permukiman. Seperti talang air, ban bekas, kaleng, botol, plastic, gelas bekas air mineral hingga pakaian menggantung,” ucapnya.

 

1
/
2