Kasus Stunting dan Overweight pada Balita Menurun, Masih Jauh dari Target 

Leonardus Selwyn Kangsaputra
Selasa 18 Januari 2022 17:44 WIB
Kasus Stunting dan Overweight pada Balita Menurun, Masih Jauh dari Target 
Penurunan stunting dan overweight pada balita di Indonesia mengalami penurunan yang cukup baik. (Foto: Nursingschool)

JAKARTA, celebrities.id - Masalah gizi kurang dan gizi lebih masih menjadi perhatian dunia. Bahkan, gizi lebih dan obesitas meningkat secara cepat hampir pada seluruh negara di dunia. Begitu juga di Indonesia. 

Direktur Gizi Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, dr. Dhian Probhoyekti Dipo, SKM, MA mengatakan berdasarkan Global Nutrition Report 2021, saat ini di Indonesia dihadapkan dengan berbagai permasalahan gizi, terutama gizi kurang termasuk stunting, gizi lebih termasuk di dalamnya obesitas, serta masalah gizi akibat kekurangan zat gizi mikro.  

“Saat ini prevalensi stunting terus mengalami penurunan. Hasil SSDI 2021 menyebutkan prevalensi stunting saat ini 24,4 persen. Namun angka ini masih jauh dengan angka prevalensi yang ditargetkan RPJMN 2020-2024 bahwa 2024 menjadi 14 persen,” kata dr. Dhian, dalam Temu Media Peringatan Hari Gizi Nasional ke-62 ‘Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas’, Selasa (18/1/2022). 

Sementara, prevalensi overweight pada balita pada 2021 sebesar 3,8 persen. Sedangkan obesitas dewasa yang lebih dari 18 tahun meningkat menjadi 21,8 persen berdasarkan Riskesdas 2018. Prevalensi overweight pada balita dan obesitas dewasa ini harus ditekan. Sehingga pada 2025 ditargetkan tidak ada kenaikan. 

“Meski dari data memperlihatkan penurunan stunting dan overweight pada balita di Indonesia mengalami penurunan yang cukup baik, namun hal ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Ini harus mendapatkan perhatian dari semua pihak,” katanya.

Editor : Andre Purwanto