Kawal Kasus Penyimpangan Seksual Marlina Octoria, Sunan Kalijaga : Jangan Coba Ancam Klien Kami!

Melati Pratiwi
Selasa 14 September 2021 19:17 WIB
Kawal Kasus Penyimpangan Seksual Marlina Octoria, Sunan Kalijaga : Jangan Coba Ancam Klien Kami!
Sunan Kalijaga menjadi kuasa hukum Marlina Octoria. (Foto: MPI/Melati Pratiwi)

JAKARTA, celebrities.id – Pengacara Sunan Kalijaga tidak gentar jika Marlina Octoria dilaporkan ke polisi dengan UU ITE oleh pihak Mansyardin Malik, ayah Taqy Malik. 
Dia menegaskan akan memboyong semua barang bukti dan juga saksi seandainya ayah Taqy Malik menempuh jalur hukum.

"Jadi kalau mereka mau mainkan pakai jalur hukum kita dengan sangat senang hati akan membawa alat bukti dan saksi yang kita punya di kepolisian tempat mereka melapor," ujar Sunan Kalijaga dengan lantang kepada wartawan ketika di temui di Kantor Majelis Ulama Indonesia, Selasa (14/09/21).

"Jadi sangat saya sayangkan kalau sampai mereka melakukan upaya hukum dengan melaporkan klien kami UU ITE. Artinya mereka mau mencoba untuk membungkam klien kami yang menyatakan satu kebenaran. Ingat, ini ada kaitannya dengan islam.”  

“Jangan ancam-ancam klien kita dengan pasal undang-undang  ITE, ya jangan coba bungkam klien kami. Kami hadir di sini mendampingi ibu ini bukan untuk memfitnah seseorang, kita punya alat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum." 

Menanggapi penyangkalan Mansyardin Malik, Sunan Kalijaga menjelaskan bahwa tidak mungkin pihaknya akan mengangkat suatu peristiwa jika tidak ada alat bukti yang cukup.

Senada dengan Sunan Kalijaga, Yudhistira Raditya Seosatyo yang juga kuasa hukum Marlina Octoria pun heran seandainya pihak Ayah Taqy Malik akan menempuh jalur hukum. Pasalnya bukti visum menurutnya tidak bisa dimanipulasi.

"Kan ibu ini yang merasa didzalimi , kenapa dilaporkan UU ITE dan udah ada buktinya dari hasil visum itu, apa hasil visum itu dimanipulasi?. Secara hasil visum dia sudah stadium 4 dan hal ini tidak normal dan tidak lazim," ujar Yudhistira.

Marlina sebelumnya telah melakukan visum dan hasil visum tersebut menyatakan bahwa ada kerusakan yang signifikan hingga stadium 4 akibat hubungan seks anal yang dijalani Marlina dengan sang suami.

Hubungan seks melalui anal ini dilakukan Marlina dengan terpaksa. Dia mengaku sempat menolak dan dia pun menyadari bahwa hal tersebut diharamkan dalam ajaran islam. Marlina juga menegaskan tidak pernah menjalani hubungan seks tidak lazim seperti yang diminta oleh sang suami

"Pada saat itu saya bingung. Sampe saya bilang ‘berarti abi yang menghalalkan?’ tapi saya tau itu tidak dibolehkan. Tidak pernah, amit-amit. Saya walaupun saya tidak mengerti agama seperti dia, tapi saya tahu itu tidak boleh dan itu haram, penyakit. Saya belum pernah," kata Marlina. 

Hari ini Marlina bersama kuasa hukum mendatangi kantor MUI guna meminta keterangan mengenai hukum hubungan seks melalui anal secara islam. 
 

Editor : Mohammad Saifulloh