Kegunaan Jenis Pahat dan Ukurannya

Iqbal Widiarko
Senin 20 Juni 2022 16:52 WIB
Kegunaan Jenis Pahat dan Ukurannya
Pahat memiliki banyak kegunaan tergantung jenis ukurannya. (Ilustrasi/Pixabay)

JAKARTA, celebrities.id - Kegunaan jenis pahat biasanya muncul dalam beberapa soal tes atau ulangan harian seni budaya tingkat SMP. Dalam memahat, kita juga perlu memperhatikan teknik-tekniknya supaya hasilnya tidak rusak. 

Teknik pahat sendiri adalah proses atau cara mengurangi bahan pahat menggunakan alat pahat. Dalam membuat patung atau relief dengan bahan dasar kayu dan batu, alat ukir yang biasa digunakan adalah pahat dan palu. Dari segi lokasi mata pahat, jenis pahat bisa dibedakan dalam dua jenis yakni pahat kanan (right hand) dan pahat kiri (left hand).

Pahat kanan mempunyai mata potong utama yang sesuai dengan lokasi ibu jari tangan kanan jika telapak tangan kanan ditelungkupkan diatas pahat yang dimaksud dengan sumbu pahat dan sumbu tapak tangan sejajar. Begitu juga sebaliknya dengan pahat kiri.

Dilansir dari berbagai sumber, celebrities.id, Senin (20/6/2022) telah merangkum kegunaan jenis pahat, sebagai berikut.

Kegunaan Jenis Pahat

Mengutip dari RPP SMK N 9 Surakarta tentang Teknik Kerja Ukir Kayu, berikut adalah beberapa kegunaan jenis pahat secara umum, diantaranya:

1. Pahat Penyilat (Pahat Lurus)

Pertama adalah pahat penyilat. Pahat ini digunakan untuk memahat gambar atau ukiran atau juga ornamen yang lurus, zig-zag, segi tiga, segi empat dan membuat dasar gambar.

Pahat yang juga sering disebut pahat lurus ini juga biasa digunakan untuk mengerjakan bagian bangunan atau benda yang lurus atau rata. Pahat ini sering dimanfaatkan di dunia pertukangan dalam membuat kusen. Ukurannya 3 cm dan yang terkecil ukuran 2 mm.

2. Pahat V (Pahat Coret)

Kemudian ada pahat V atau coret. Pahat jenis ini digunakan dalam membuat garis aksen, benangan, tekstur baik garis lurus atau garis lengkung. Pahat ini secara umum digunakan sebagai pahat aksesoris, pendukung atau tambahan yang berjumlah 3 sampai 5 bilah.

Ukuran mata pahat mulai dari 2,5 mm sampai dengan 150 mm, sementara panjangnya sekitar 2200 mm sampai dengan 2500 mm. Sengaja dibuat berbentuk huruf V, sebab kerap digunakan dalam pengerjaan bagian pecahan, seperti daun, bunga, rambut atau bagian lain yang lebih halus. Pengerjaan tersebut bisa dikatakan juga sebagai kegiatan membatik atau nyoreti dengan ukuran terbesar adalah 0,7 cm dan yang terkecil adalah 0,2 cm.

3. Pahat Kol

Selanjutnya ada pahat kol. Pahat jenis ini digunakan Fungsi dalam membentuk cekungan. Mirip layaknya jenis Pahat V, Pahat Kol juga digunakan sebagai pahat aksesoris, pendukung atau tambahan berjumlah 5 sampai 10 bilah.

 

1
/
2