Keistimewaan dan Hikmah Puasa Asyura, Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Hasyim Ashari
Sabtu 06 Agustus 2022 09:25 WIB
Keistimewaan dan Hikmah Puasa Asyura, Begini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
Keistimewaan dan hikmah puasa Asyura. (Foto: Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Puasa Muharam atau puasa Asyura memiliki keutamaan yang sangat besar. Selain memiliki keutamaan yang besar, puasa Muharram atau Asyura juga memiliki hikmah lain yang patut untuk diketahui. 

Berdasarkan kalender atau penanggalan Masehi, puasa Asyura 10 Muharam 1444 Hijriyah bertepatan dengan Senin, 8 Agustus 2022, Ustadz Adi Hidayat menerangkan tentang puasa Asyura dalam kanal YouTube Adi Hidayat Official. 

Kata Ustadz Adi Hidayat, Asyura berasal dari kata asyrah, yang artinya ke-10. Puasa Asyura ditunaikan pada hari ke-10 Bulan Muharam. 

Menurut Ustaz Adi Hidayat, puasa Asyura dilaksanakan untuk mensyukuri nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada Nabi Musa AS dan pengikut beliau saat diselamatkan oleh Allah SWT dari kejaran dan kekejaman Firaun. 

"Ketika Nabi SAW bertanya, mereka menjawab, untuk mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan kepada Musa dan kaumnya dari kejaran Firaun. Nabi SAW lantas merespons, 'Sungguh aku yang lebih berhak untuk melestarikan dan menyempurnakan syariat Nabi Musa AS, dibandingkan dengan kalian’," tutur Ustadz Adi Hidayat, Sabtu (6/8/2022).¬†

Tak hanya saat itu, Nabi SAW juga mencontohkan puasa tersebut rutin dilakukan di tahun-tahun berikutnya yang dikenal dengan puasa Asyura bertepatan 10 Muharam. Hadist ini diriwayatkan Imam Al-Bukhari. 

"Hadist ini setidaknya mengonfirmasi tiga hal yang menjadi keistimewaan serta dapat kita raih hikmahnya, serta dapat melestarikan hukum yang ada di dalamnya, pertama saya lebih berhak melestarikan syariat Nabi Musa, hal ini menunjukkan syariat yang dibawa nabi mulai dari nabi Adam bersumber dari Tuhan yang sama," kata Ustadz Adi Hidayat. 

Syariat itu menimbulkan ketundukan dan kepatuhan dan menciptakan kedamaian yang disebut Islam. Maka dari itu sejak Nabi Adam As hingga nabi Muhammad SAW membawa risalah yang sama yaitu syariat Allah SWT. 

Lebih lanjut, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan keistimewaan puasa Asyura adalah bisa mengugurkan dosa setahun yang lalu. 

"Para ulama berpendapat, dosa yang dimaksudkan adalah dosa-dosa kecil bukan dosa-dosa besar yang mengharuskan umat muslim bertaubat sungguh-sungguh," ujar Ustadz Adi Hidayat.

Editor : Tia Ayunita