Kelamaan Nganggur Lamborghini Hotman Paris Masuk Bengkel, Netizen: Sekali Jajan, Setahun Uang Jajanku

Bertold Ananda
Selasa 28 September 2021 01:08 WIB
Kelamaan Nganggur Lamborghini Hotman Paris Masuk Bengkel, Netizen: Sekali Jajan, Setahun Uang Jajanku
Lamborghini Hotman Paris masuk bengkel. (Foto: celebrities.id/Instagram)

JAKARTA, celebrities.id - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea baru-baru ini membagikan cerita terkait mobil supercarnya. Pasalnya beberapa waktu lalu Lamborhini Huracan miliknya rusak dan harus masuk bengkel untuk diperbaiki.

Kisah ini dia bagikan melalui akun media sosial Instagram pribadi miliknya @hotmanparisofficial. Diketahui supercar miliknya mengalami kerusakan lantaran nganggur dan jarang digunakan selama pandemi Covid-19.

“Malas naik mobil mewah selama pandemi! Kelamaan nganggur akibatnya si Lambo harus masuk bengkel,” tulis Hotman Paris dalam unggahannya.

Diketahui mobil supercar milik pengacara ternama Indonesia yakni mobil buatan Jerman dengan logo banteng seruduk.  Tak lain dan tak bukan yaitu Lamborghini Huracan  berwarna orange dengan dibekali mesin belakang V10 yang sanggup memuntahkan tenaga sebesar 572 daya kuda yang gerakan melalui transmisi matic dual cluch 7 percepatan.

Mobil ini memang terkenal dengan anggaran pajaknya yang selangit serta biaya maintenance yang membuat siapapun pasti gigit jari mendengar nominal perawatannya. 

Maka dari itu, netizen pun juga ikut mengomentari terkait postingan yang di buat oleh Hotpan Paris. Sejumlah dukungan bahkan candaan dituangkan kedalam postingan Instagram miliknya tersebut:

“Bang jual aje, lebih cocok naek espass atau kijang aja,” tulis @pat****

“Masih kalah bandel sama suzuku carry realvan. Hehe,” tulis @nilu******

“Sudah Terlallu Banyak Mobilnya Lang,,, Give away Buat Lang... Pasti smuaa Baca doaa????????,” tulis @sep******.

“Mobil masuk bengkel gak papa om,yg penting bang @hotmanparisofficial sehat selalu,” tulis @pap*******

“Sekali jajan lambo, setaun Uang jajan ku om @hotmanparisofficial,” tulis @sah*******.
 

Editor : Mohammad Saifulloh