Kemenag Tegaskan Usulan Biaya Haji 2023 hanya Naik Rp514 Ribu: Masalahnya Kaitan dengan Komposisi Saja

Icon CameraWidya Michella Nur Syahida
Sabtu 21 Januari 2023 10:04 WIB
Kemenag Tegaskan Usulan Biaya Haji 2023 hanya Naik Rp514 Ribu: Masalahnya Kaitan dengan Komposisi Saja
Kemenag tegaskan usulan biaya Haji 2023 hanya naik Rp514 Ribu. (Foto: Reuters)

JAKARTA, celebrities.id - Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Kemenag RI, Arsyad Hidayat menegaskan bahwa usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2023 hanya naik sebesar Rp514.888,02. Di mana pada usulan BPIH 2023 sebesar Rp98.893.909,11 dibanding tahun sebelumnya, yakni Rp98.379.021,09. 

"BPIH 2022 ke 2023 baru usulan naiknya hanya Rp514 ribu dari tahun lalu Rp98.37 juta sekarang Rp98.89 juta," ujar Arsyad saat dihubungi MNC Portal, Jumat (20/1/2023). 

Hanya saja yang berbeda di tahun ini adalah besaran komposisi pembagian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dengan nilai manfaat (optimalisasi) yang dikelola BPKH, sehingga pada usulan BPIH 2023, sebesar Rp98.893.909,11 dengan komposisi Bipih sebesar Rp69.193.734,00 (70 persen) dan nilai manfaat (optimalisasi) sebesar Rp29.700.175,11 (30 persen).

"Masalahnya kaitan dengan komposisi aja. Tahun lalu jemaah bayar 40 persen dari total biaya haji, sisanya itu diambilkan dari nilai manfaat. Tahun ini di balik jadi jemaah bayar 70 persen yang 30 persen dari nilai manfaat," ucap dia. 

Kenaikan persenan komposisi Bipih yang dibayarkan calon jemaah haji di tahun ini menurutnya sesuai prinsip istitha’ah (kemampuan) berhaji, utamanya dalam konteks pembiayaan. Serta pemerintah menginginkan agar dana haji proporsional dan berkeadilan.

"Perlu dipikirkan haji buat yang mampu dan kemampuannya harus diukur. Kalau jemaah haji bayarnya 40 persen dari komponen BPIH ya jauh," ucap dia. 

Terkait penggunaan nilai manfaat, kata dia, juga perlu diatur agar dapat berkeadilan. Sehingga nilai manfaat diharapkan dapat dinikmati oleh seluruh calon jamaah haji baik yang akan berangkat maupun yang masih dalam status masa tunggu di masa akan datang. 

"Dana haji harus berkeadilan, di mana nilai manfaat tidak hanya dinikmati oleh jemaah haji reguler tahun ini. Tapi juga jemaah haji yang akan berangkat lima sampai 20 tahun kemudian, mereka harus mendapatkan nilai manfaat yang sama," ujarnya. 

 

Follow Berita Celebrities di Google News

1
/
2