Kemenkes Optimalkan Pemanfaatan Buku KIA, Upaya Turunkan Jumlah Kematian Ibu dan Anak

Icon CameraKevi Laras
Jumat 09 September 2022 15:43 WIB
Kemenkes Optimalkan Pemanfaatan Buku KIA, Upaya Turunkan Jumlah Kematian Ibu dan Anak
Kemenkes optimalkan pemanfaatan buku KIA. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengupayakan pemanfaatan buku kesehatan ibu dan anak (KIA) dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Hal ini dilakukan sebagai langkah menurunkan angka kematian ibu dan kematian balita.

Hal ini mengacu pada kehamilan, persalinan, nifas, dan masa kanak-kanak adalah masa kritis. Secara global, kematian ibu dan anak telah turun secara signifikan, tetapi bebannya masih tinggi.

"Buku KIA memainkan peran penting sebagai alat berbasis rumah untuk memastikan kesehatan ibu dan anak yang berkelanjutan,” ujar Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono Harbuwono dikutip dari Sehat Negeriku, Jumat (9/9/2022)

Penyediaan pemeriksaan antenatal berkualitas tinggi dan teratur selama kehamilan, akan menentukan status kesehatan ibu hamil dan anak-anak. Dengan ini pemerintah berkomitmen untuk memprioritaskan ketersediaan layanan esensial bagi ibu dan anak.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan KIA, pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) mengadakan program pengembangan kapasitas kerja sama Selatan-Selatan melalui pertukaran pengetahuan, keahlian, dan sumber daya.

Selenggarakan kegiatan Knowledge Sharing Program on Maternal and Child Health Handbook, ‘Enhancing quality of care for early detection through integrated health check-up for mother and child using MCH Handbook’ yang diselenggarakan pada 7-9 September 2022 dengan peserta berasal dari delapan negara.

"Kami bertujuan untuk mengakomodasi negara-negara untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik mereka dalam melakukan deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan terpadu untuk Ibu dan Anak menggunakan buku KIA,” kata Dante.

Editor : Tia Ayunita