Kemenkes Pastikan Semua Pasien Probable Hepatitis Akut Negatif Covid-19

Icon CameraMuhammad Sukardi
Jumat 01 Juli 2022 20:31 WIB
Kemenkes Pastikan Semua Pasien Probable Hepatitis Akut Negatif Covid-19
Kemenkes Pastikan Semua Pasien Probable Hepatitis Akut Negatif Covid-19. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan data terbaru perihal hepatitis akut yang terjadi di Indonesia. Dari data tersebut, diketahui fakta baru soal status Covid-19 pasien probable.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan bahwa seluruh pasien probable hepatitis akut hasil PCR/Antigen Covid-19 negatif.

"Dapat dijelaskan bahwa seluruh pasien probable hepatitis akut yang berjumlah 16 orang semuanya negatif SARS-CoV2 melalui tes PCR atau Antigen," kata Siti Nadia dalam Webinar 12th D'RoSSi Open Lecture yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jumat (1/7/2022).

Tapi, data yang Kemenkes terima menunjukkan bahwa empat dari 16 pasien probable itu pernah memiliki riwayat terinfeksi Covid-19. Hal ini dibuktikan juga oleh tes Serology IgG SARS-CoV2 yang mana berdasarkan pemeriksaan itu, diketahui bahwa benar di antara pasien probable ini sudah ada yang terpapar Covid-19.

"11 pasien reaktif pada pemeriksaan antibodi IgG SARS-CoV2. Ini menunjukkan bahwa pasien pernah terpapar SARS-CoV2 sebelumnya," tutur Siti Nadia.

Bagaimana dengan status vaksinasi Covid-19 pasien probable hepatitis akut ini?

Siti Nadia menjelaskan bahwa 12 dari 16 pasien probable ternyata belum menerima vaksin Covd-19. Ini sekaligus menepis rumor yang beredar di masyarakat bahwa hepatitis akut ada kaitannya dengan vaksin Covid-19.

"Kami tegaskan sekali lagi di sini bahwa dari data ini menunjukkan bahwa tidak ada kaitannya antara vaksin Covid-19 dengan infeksi hepatitis akut, karena kebanyakan dari pasien probable itu bahkan belum menerima vaksin Covid-19," kata Siti Nadia.

Dijelaskan juga dalam paparan Siti Nadia bahwa dari 16 kasus probable hepatitis akut, mereka ini kebanyakan berusia di bawah enam tahun yang mana mereka memang belum eligible menerima vaksin Covid-19. Detailnya, pasien probable berusia 0-5 tahun sebanyak delapan orang, usia 6-10 tahun enam orang, dan 11-16 tahun dua orang. Diterangkan juga soalan jenis kelamin, yang mana kasus hepatitis akut ini ternyata lebih banyak dialami laki-laki yaitu sembilan kasus dan perempuan tujuh kasus.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra