Kemenkes Revisi Jumlah Kasus Polio Terbaru : Cuma 1, Bukan 4

Icon CameraMuhammad Sukardi
Jumat 25 November 2022 19:14 WIB
Kemenkes Revisi Jumlah Kasus Polio Terbaru : Cuma 1, Bukan 4
Kasus Polio di Indonesia baru satu. (Foto: Kemenkes)

JAKARTA, celebrities.id - Kementerian Kesehatan merevisi jumlah kasus polio yang teridentifikasi di Indonesia. Jika sebelumnya informasi menyebutkan total ada 4 kasus polio, kini direvisi jadi 1 kasus.

Ini karena dari 3 kasus baru yang ditemukan, ketiga pasien tersebut tidak mengalami lumpuh layuh. Jadi, mereka tidak dikategorikan sebagai positif polio.

"Memang benar ditemukan virus polio di feses ketiga anak tersebut. Tapi, karena tidak mengalami lumpuh layuh, mereka tidak dikategorikan konfirmasi polio," kata Endang Budi Hastuti, Kepala Tim Kerja Surveilans Imunisasi dan PD31 (penyakit dapat dicegah dengan imunisasi) Kementerian Kesehatan dalam Webinar Meet the Expert, Jumat (25/11/2022).

Endang pun menjelaskan bahwa kondisi ketiga anak tersebut kini sehat dan tidak mengalami gejala berarti, termasuk lumpuh layuh. Sekali lagi, karena kondisi tersebut ketiganya tidak masuk dalam kategori konfirmasi polio.

Temuan 3 anak dengan feses positif polio ini merupakan hasil surveilans yang dilakukan Kementerian Kesehatan di daerah Pidie yang kini ditetapkan sebagai wilayah KLB polio.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap feses 19 anak, didapati 3 anak fesesnya positif virus polio, namun ketiganya tidak lumpuh layuh," ujar Endang.

Ke-19 anak tersebut teridentifikasi adalah anak usia kurang dari 5 tahun yang tinggal di Kabupaten Pidie, Aceh. Pemeriksaan feses yang dilakukan adalah Targeted Healthy Stools Samping sesuai rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO). 

Dalam kesempatan yang sama, Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril menegaskan sekali lagi bahwa kini kasus konfirmasi polio di Indonesia hanya ada 1 kasus. Tiga kasus yang sebelumnya tidak dimasukkan ke kategori konfirmasi polio. 

"Jadi, cuma 1 ya bukan 4 total kasusnya. Satu pasien yang memang sudah dikonfirmasi polio terbukti ditemukan virus polio di fesesnya dan alami kelumpuhan," ujar Syahril.

Editor : Hadits Abdillah