Kemenkes Sebut Kasus Gagal Ginjal Akut Alami Penurunan, sejak Penghentian Peredaran Obat Sirup

Icon CameraKevi Laras
Jumat 18 November 2022 20:51 WIB
Kemenkes Sebut Kasus Gagal Ginjal Akut Alami Penurunan, sejak Penghentian Peredaran Obat Sirup
Kemenkes Sebut Kasus Gagal Ginjal Akut Alami Penurunan, sejak Penghentian Peredaran Obat Sirup. (Foto:celebrities.id/ Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan jumlah kasus gagal ginjal akut (GGA) di Indonesia sudah mengalami penurunan setelah dilakukan penghentian peredaran obat sirup. Hal ini mengindikasikan bahwa kasus telah selesai.

"Kalau ginjal akut, dari sisi Kementerian Kesehatan sebenarnya sudah selesai. Kenapa? Sejak kita berhentiin obat-obatan tersebut itu turun drastis," kata Menteri Kesehatan Budi di Kementerian Kesehatan, Jumat (18/11/2022)

Sejauh ini, jumlah kasus meninggal GGA sudah 200 orang. Kasus meninggal tersebut, dikatakan merupakan pasien yang telah menjalani perawatan.

Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Kemenkes dr Syahril, satu pasien meninggal sudah dalam kondisi stadium lanjut atau tiga. Sementara itu, jumlah kasus yang dirawat berkurang satu yaitu 13 orang.

"Saat ini yang sembuh sudah ada, kita masih tercatat dari 27 provinsi dan saat ini yang dirawat tinggal 13. Sementara total kematian ada 200 orang dan yang sembuh ada 111 orang," kata Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril dalam Tea time IDI Menjawab soal Update Terkini Gangguan Ginjal Akut pada Anak disiarkan diInstagram IDI, Jumat (18/11/2022)

Penyebab dari kasus GGA di Indonesia masih menjadi misteri. Dugaan kuat saat ini, dikatakan akibat intoksikasi zat berbahaya yaitu etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra