Kenali Tanda-Tanda V-Belt Motor Matik Harus Diganti, Sering Diabaikan Biker

Icon CameraMuhamad Fadli Ramadan
Sabtu 21 Januari 2023 16:36 WIB
Kenali Tanda-Tanda V-Belt Motor Matik Harus Diganti, Sering Diabaikan Biker
Tanda-tanda v-belt wajib diganti. (Foto: celebrites.id/Wahana)

JAKARTA, celebrities.id – Para biker biasanya sering mengabaikan bahkan tidak mengetahui kapan v-belt motor matik harus diganti. Seperti diketahui, v-belt merupakan salah satu komponen penting pada motor matik yang memiliki tugas untuk menyalurkan putaran mesin ke roda belakang. Apabila kondisi sudah tidak baik, maka ini akan memberikan dampak besar jika tak segera diganti.

Sama halnya seperti rantai pada sepeda motor, komponen ini memiliki tugas yang sangat penting dalam sebuah kendaraan. Namun, jika kondisinya sudah tak membaik, maka dapat menyebabkan tarikan motor kurang maksimal.

V-belt merupakan salah satu bagian dari sistem transmisi pada motor matik, yaitu Continuosly Variable Transmission (CVT). Kondisi v-belt harus Ā dicek Ā secara berkala agar tidak rusak atau bahkan berujung putus, terlebih jika motor sering digunakan.

Lantas bagaimana membaca tanda v-belt yang sudah perlu diganti? Berikut tanda-tanda v-belt motor matik mulai rusak dan wajib diganti secepatnya seperti yang dijelaskan Wahana Honda Motor.

Tanda-Tanda V-Belt Motor Matik Harus Diganti (H2)

1. Kondisi v-belt yang akan putus biasanya membuat performa motor Ā berubah, dan akan timbul suara kasar di bagian CVT.
2. V-belt yang sudah mengeluarkan bunyi kasar menandakan bahwa rantai karet tersebut sudah aus, dan juga retak-retak.
3. Tarikan motor yang berat juga dapat menjadi salah satu pertanda bahwa v-belt pada motor matik sudah mulai rusak.
4. Tarikan berat bisa jadi salah satu tanda sudah timbul keretakan antar gerigi v-belt dan sudut v-belt sudah berubah.

Untuk mencegah v-belt alami kerusakan dalam waktu singkat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat komponen tersebut tetap awet. Langkah ini juga dapat membuat pemilik kendaraan menjadi jauh lebih tenang selama dalam perjalanan.

- Lakukan servis berkala sesuai aturan yang tertera dalam buku servis.
- Selalu lakukan pemeriksaan berkala pada maksimal setiap 8.000 km.
- Jangan bawa beban melebihi kapasitas atau batas maksimal. Kebiasaan pengemudi membawa beban berat Ā juga membuat v-belt “kelelahan” dalam bekerja.
- Jangan menghentak gas secara kasar. Hindari pemakaian gas dan pengereman yang sering secara bersamaan.
- Waktu yang tepat untuk mengganti v-belt adalah setiap 24.000 km.

Apabila salah satu tanda sudah terasa, jangan tunda untuk mengganti v-belt demi keselamatan berkendara. Membawa motor ke bengkel resmi juga dapat memberikan keuntungan komponen dan garansi yang biasanya tak didapatkan di bengkel umum.

Editor : Hadits Abdillah

Follow Berita Celebrities di Google News