Kenalkan Budaya Bangsa ke ABG SCBD, Tarian Tradisional Betawi Ramaikan Citayam Fashion Week

Syifa Fauziah
Rabu 27 Juli 2022 00:47 WIB
Kenalkan Budaya Bangsa ke ABG SCBD, Tarian Tradisional Betawi Ramaikan Citayam Fashion Week
Penari tarian tradisional Betawi ramaikan Citayam Fashion Week. (Foto: celebrities.id/Syifa Fauziah)

JAKARTA, celebrities.id - Fenomena Citayam Fashion Week masih jadi perbincangan publik. Banyak masyarakat yang datang ke area Sudirman dan Dukuh Atas untuk melihat suasana lokasi yang sedang viral itu.

Salah satunya adalah Sanggar Nusa Budaya Jakarta Timur yang jauh-jauh datang ke kawasan Sudirman dan Dukuh atas untuk melihat fenomena Citayam Fashion Week. 

Di tempat ini, sekumpulan penari Betawi kompak mengenakan baju adat. Ketua Sanggar Nusa Budaya, Imas Kusmiaty menjelaskan alasan dirinya datang ke Citayam Fashion Week adalah untuk memberi wawasan kepada anak didiknya yang masih remaja.

“Citayam Fashion Week ini kan lagi viral. Di sini para remaja dengan kepolosannya mereka bisa berkreativitas dengan gaya mereka. Jadi saya mau beri wawasan ke anak didik,” ujar Imas, Selasa (26/7/2022).

Menariknya, saat datang ke Citayam Fashion Week, Imas bersama anak didiknya menggunakan  baju khas Betawi.

“Kita mau mempromosikan kalau di Jakarta kita punya budaya tradisional dan kita menggunakan kostum unik. Kita pakai batik khas Jakarta dengan ikon Monas dan ondel-ondel. Semua saya buat dari rasa cinta saya ke Jakarta,” tuturnya. 

Selain melihat-lihat, Imas dan lainnya juga sempat fashion show di zebra cross yang viral itu. Bahkan banyak pengunjung yang meminta foto karena dia mengenakan busana nyentrik.

“Enggak ada tampilan khusus, tapi tadi banyak yang minta foto, aku ngajarin tari juga. Seneng banget. Dan ini momen langka. Saya bisa sebagai seniman Jakarta bisa mengenalkan suku budaya Jakarta yang banyak. Momen artis ke sini kenapa kita enggak, sebagai anak muda yang masih meningkatkan budaya Betawi,” tuturnya.

Imas mengatakan sempat beberapa pengunjung minta diajarkan tarian khas Betawi. Dia mengaku senang masih ada orang tertarik dengan kebudayaan Betawi.

“Ibu-ibu yang interest, anak remaja justru enggak ada. Kalau foto-foto mereka suka tapi kalau belajar tari enggak karena mungkin di area outdoor ya jadi malu,” katanya.

Imas pun berharap ajang seperti ini harus dipertahankan karena bisa dikenang sampai nanti.

“Kalau pemindahan tempat bagus juga biar enggak bosan. Misalnya kaya di Setu Babakan atau dimana. Enggak harus glamor,” ucapnya.

Editor : Hadits Abdillah